Sepak Takraw Kecamatan Hu'u Menatap Prestasi

Dompu (DOC) - Berlatih di lapangan voli kecamatan, klub persatuan sepak takraw kecamatan Hu'u (PESTA) dengan serius mengikuti latihan, Minggu (29/03/2020).

Latihan tersebut diikuti sebagian besar anggotanya yang berstatus sebagai pelajar, dari beberapa sekolah di berbagai tingkatan di Kecamatan Hu'u.

Arifudin sebagai pelatih Kabupaten dengan sigap memandu jalannya latihan sore. Pelatih yang sudah berumur 48 tahun ini, menjadi pengarah sekaligus membawa klub ini untuk berlaga di berbagai turnamen, baik di tingkat kecamatans bahkan sampai tingkat provinsi.

"Latihan ini merupakan bagian dari persiapan tim untuk mengikuti turnamen di tingkat provinsi. Bahkan belum ada turnamenpun tetap dilaksanakan latihan rutin 3 kali sepekan, supaya nanti kalau ada turnamen seperti Pokda, Piala Gubernur dan Poknas, tim kita sudah siap," Ujarnya.

Klub dengan singkatan PESTA ini sudah sering mengirim wakilnya, baik tim laki-laki maupun perempuan untuk berlaga di tingkat Kabupaten hingga beberapa kali menyabet juara umum.

"Kemarin tim takraw laki-laki menjadi juara umum tingkat pelajar Se-Kabupaten, begitu juga dengan tim perempuannya yang mampu menyabet juara di beberapa turnamen yang diselenggarakan di Kabupaten Dompu," Imbuhnya.

Walaupun klub PESTA belum lama dibentuk dengan jumlah anggota baru 38 orang, namun klub sepak takraw ini sudah bisa berbicara banyak dalam berbagai turnamen. Mereka sudah membawa harum nama Kecamatan Hu'u di berbagai ivent, walaupun belum pernah ada suntikan biaya dari berbagai pihak, termasuk pemerintah, baik di tingkat
desa maupun tingkat kecamatan.

"Semua biaya, mulai dari latihan sampai mengikuti semua turnamen selama ini berasal dari kantong sendiri. Kami tidak pernah ada sokongan dana dari pihak manapun yang terpenting adalah bakat anak-anak yang bergabung di PESTA ini bisa tersalurkan. Hadiah ketika menjuarai turnamen, kami makan sama-sama" Pungkas pelatih yang di sapa Eros yang berdomisili di Desa Jala tersebut.

Seorang anggota PESTA  yang bernama ST Saleha menuturkan  bahwa, sejak bergabung pertama kali tahun 2017, sering diikutan untuk berlaga dalam berlaga turnamen.

"Saya menjadi pemain takraw karena dorongan sendiri dan orang tua juga mendukung penuh. Kalau saya juara tentu bisa membuat orang tua bisa bahagia dan harapan saya, mudah-mudahan PESTA ini bisa maju dan berprestasi lagi kedepannya. Ujarnya.

Jurnalis Warga: Suradin

Posting Komentar

0 Komentar