Truk Pengakut Pasir Terjebak Lahar Diingin Semeru

Truk pengakut pasir terjebak lahar diingin semeru
Lumajang,(DOC)-Sebuah truk pengangkut pasir di Lumajang, Jawa Timur, terjebak di aliran lahar dingin Gunung Semeru di Sungai Besuk Sat, Desa Pasrujambe, Sabtu (15/2/2020) kemarin sore.

Akibatnya jalur alternatif penghubung 2 kecamatan yaitu Pasrujambe dan Candipuro menjadi terganggu.

Truk pengakut pasir tersebut usai mengisi pasir di Sungai Besuk Sat tidak lama-lama kemudian truk tersebut terjebak aliran lahar diingin.

Tidak lama kemudian akhirnya truk berhasil menerobos derasnya arus yang bercampur lumpur, hingga keatas sungai dengan selamat.

Video: Detik-detik truk pengakut pasir nyaris terseret lahar diingin.

Menurut warga sekitar sopir truk pasir, sudah diperingatkan agar segera menghentikan aktifitas pengisian pasir, karena cuaca mendung tebal terjadi di atas puncak Semeru. Namun tidak digubris.

"Warga sudah mengingatkan agar segera menepi, tapi kadang tidak dihiraukan. Kita pasti saling mengingatkan jika hujan deras dan datang banjir agar penambang dan sopir segera menepi," tutur Muhammad Soleh salah satu sopir truk.

Sementara itu, Badan Penanggulangan Bencana Daerah Lumajang mengimbau masyarakat dan penambang pasir yang berada di sekitarnya untuk meningkatkan kewaspadaan.

"Kami mengimbau pada penambang dan masyarakat agar tetap berhati-hati, dan meningkatkan kewaspadaan," kata Kepala Bidang Pencegahan Kesiapsiagaan dan Logistik BPBD Kabupaten Lumajang, M. Wawan Hadi Siswoyo, Minggu (16/2/2020) ketika dihubungi via telpon seluler.

Ada 4 titik bahaya lahar dingin Gunung Semeru menyusul mulai turunnya hujan di sebagian wilayah Kabupaten Lumajang terutama di sekitar Gunung Semeru ada tiga kecamatan

"Keempat kecamatan tersebut antara lain Kecamatan Pasirian, Candipuro, Pasrujambe dan. Ketiga Kecamatan itu dilalui tiga alur utama aliran lahar dingin Gunung Semeru. Yakni DAS Curahkoboan, DAS Kaliglidik, dan DAS Besuk Sat dan DAS Kalirejali," pungkas Wawan Hadi. (Mam)



Posting Komentar

0 Komentar