Kasus Keponakan Bunuh Paman di Condro, 20 Adegan Diperagakan

Polres Lumajang gelar rekontruksi
Lumajang,(DOC)-Tim Tangguh Polres Lumajang melakukan rekontruksi pembunuhan oleh tersangka Zainul Arifin (32) terhadap pamannya Juma'adi.

Rekontruksi dipimpin langsung Kapolres Lumajang AKBP Adewira Negara Siregar dan Kasat Reskrim AKP Masykur di Dusun Gentenganm Desa Condro, Kecamatan Pasirian, Lumajang, Kamis (6/2/2020).

Tampak puluhan warga melihat jalanya rekontruksi berada belakang di garis polisi. Selain itu sejumlah personil polres Lumajang bersenjata lengkap diterjunkan untuk berjaga di seputaran lokasi rekontruksi.

Aksi penganiayaan hingga menyebabkan korban meninggal terjadi pada, Rabu (22/1/2020) diteras depan rumah tersangka.

Dalam rekontruksi menghadirkan tersangka zainul Arifin dan korban dan saksi diperankan orang lain.

"Ada 20 adegan yang dilakukan dalam rekontruksi dilakukan tersangka dihadapan para saksi-saksi saat kejadian," Kata Kapolres Lumajang AKBP Adewira Negara Siregar kepada sejumlah awak media.

Motif aksi penganiayaan berujung kematian yang dilakukan keponakan terhadap pamannya tersebut adalah keadaan yang memaksa tersangka harus bertindak.

Dijelaskan Adewira dari hasil rekontruksi dapat disimpulkan bahwa tersangka melakukan pembunuhan tersebut karena keadaan yang memaksa.

"Dalam rekontruksi ini dihadiri Jaksa Penutut Umum (JPU) serta pengacara tersangka," terang Kapolres.

Sebelumnya aksi penganiayaan hingga korban tewas terjadi di Dusun Gentengan, Desa Condro, Kecamatan Pasirian, saat itu Zainul Arifin tega menghabisi Djuma'adi (41) yang masih sepupu gara-gara diduga masalah sepele. (Mam)

Post a Comment

0 Comments