Curi 6 Kg Cabai Karena Harganya Mahal, Seorang Pria Ditangkap Polisi

Polisi menunjukan barang bukti cabe
Lumajang,(DOC)- Kepolisian Sektor Sumbersuko menangkap pelaku pencuri Cabai di Sawah di Dusun Rekesan, Desa Sumbersuko, Kabupaten Lumajang.

Kejadian pencurian terjadi pada Selasa 21 Januari 2020 sekitar pukul 06.30 WIB, pelaku mengambil berupa cabai merah milik Ngatemo, kemudian cabe tersebut ditaruh di dalam lahan tebu.

Namun aksinya ketahuan pemiliknya saat pelaku akan kembali mengambil cabe merah oada sore harinya, karena ketahuan pelaku langsung melarikan diri dengan berlari ke lahan tebu.

"Pelaku mengambil cabe sekitar 6 kg, total laporan korban 102 kg. Atas kejadian tersebut korban mengalami kerugian Rp 4.896.000," ujar Kanit Reskrim Aiptu Dodo Trisulo Sigit kepada sejumlah awak media, Jumat (7/2/2020).

Tersangka Budi Winarto (31) warga Dusun Wringin Cilik, Desa Pulo, Kecamatan Tempeh berhasil ditangkap kemudian bersama barang bukti diamankan ke Polsek Sumbersko.

"Pelaku Budi merupakan salah residivis dua kali ditahan, 1 kali di Polsek Sumbersuko, 1 di Polsek Tempeh terkait pencurian HP dan pohon sengon," jelas Aiptu Dodo Trisulo Sigit.


Dia menjelaskan, pelaku nekat mencuri cabe karena harga cabai saat ini cukup mahal, hingga hampir Rp 48 ribu per kilogram.

Tersangka ketika diintrogasi polisi

Kepada petugas, pelaku Budi Winarto mengaku terdesak dengan keadaan, sehingga nekat mengambil tanaman cabai. Rencananya, cabai itu akan dijual ke perorangan.

"Saya terpaksa mengambil cabai, karena kebutuhan," katanya. (Mam)





Post a Comment

0 Comments