Bawa Kabur Truk Milik PD CV INTAF Wonorejo, Sopir Truk Diamankan Polisi

Tersangka diamankan di Mapolres Lumajang
Lumajang,(DOC)-Tim Cobra Tangguh Polres Lumajang berhasil mengamankan truk milik Perusahaan PT. PD CV INTAF Wonorejo yang dibawa kabur oleh sopirnya.

Tersangka yang berhasil diamankan Yogi Prayogo warga Dusun Sobo, Desa Wonokoyo Wetan, Kecamatan Beji, Kabupaten Pasuruan, dan mengamankan tiga tersangka lainnya  yakni, Mohammad Nur Subeki (52) Kelurahan Ditotrunan sebagai penadah truk curian, Ikhsan (55) Kelurahan Ditotrunan sebagai pelantara jual beli dan Khosis Jl Cuk Nyak Dien Kelurahan Rogotrunan sebagai penadah dari 1 truk

Kejadian tersebut berawal, pada Kamis 26 Desember 2019 lalu sekitar pukul 9.00 WIB, PT. PD CV INTAF Wonorejo Memerintahkan tersangka Yogi Prayogo selaku sopir truk untuk Mengambil tepung kecabang INTAF yang ada di Pronojiwo dengan mengendarai Truk Nopol N 8647 UY. Namun truk tersebut tidak datang ke PDCV INTAF Pronojiwo.

Pada hari Jumat 27 Desember 2019 sekitar pukul 11.20 WIB, tersangka Yogi mengirimkan SMS je ke Staf PD CV INTAF Pusat Wonorejo yang mengatakan bahwa kendaraan truck yang dikendarai mengalami kecelakaan di Desa Oro-Oro Ombo, Kecamatan Pronojiwo, kemudian dari informasi tersebut lalu staf PT INTAF Pusat menghubungi PT INTAF Pronojiwo untuk mengecek ke Lokasi.

Tidak lama kemudian pihak INTAF Pronojiwo mengecek ke lokasi, dan bertanya kepada warga sekitar tidak ada kecelakaan truk. Karena merasa curiga PT PD CV INTAF Pusat Wonorejo langsung melaporkan kejadian tersebut melaporkan ke pihak kepolisian.

"PT PD CV INTAF melaporkan kepada ke Polisi, bahwa kendaraan truk dibawa oleh sopirnya. Sopir atas nama Yogi yang dipercaya untuk membawa tepung," ujar Kapolres Lumajang AKBP Adewira Negara Siregar saat menggelar konfersi pers, Jumat (28/2/2020).

Setelah mendapatkan laporan tim cobra melakukan penyelidikan, hingga akhirnya berhasil menangkap tersangka Yogi Prayogo di rumahnya di Dusun Sobo, Desa Wonokoyo Wetan, Kecamatan Beji, Kabupaten Pasuruan.

"Tersangka kita amankan saat berada dirumahnya di Dusun Sobo, Desa Wonokoyo Wetan, Kecamatan Beji, Kabupaten Pasuruan," ujar Adewira Negara Siregar.

Saat diintrogasi tersangka mengaku menjual truk tersebut kepada M. Nur Subekti seharga Rp 12 juta, kemudian tim cobra langsung menangkap tersangka M. Nur Subekti dirumahnya.

Setelah diintrogasi Nur Subekti mengaku truk tersebut sudah dijual ke Khosiin sebesar Rp 20.500.000.

"Khosiin mengaku kendaraan truck tersebut di bawa ke bengkel milik Iksan untuk di protoli dan di jual secara terpisah, lalu dipasangkan ke kendaraan lain," terang Kapolres Lumajang.

Dia menambahkan, tersangka ini dari informasi yang didapatkan merupakan DPO Polres Bondowoso, dan Jember dengan perbuatan yang sama.

"Modusnya sama dipercaya untuk membawa kendaraan, lalu kendaraan tersebut tidak kembalikan bahkan dijual kepada orang lain," jelas AKBP Adewira Negara Siregar.

Akibat perbuatannya, ketiga tersangka tersebut terancam pasal yang berbeda-beda.

"Untuk tersangka Yogi dikenakan Pasal 372 KHUP tentang penggelapan, dan ketiga tersangka lainnya dikenakan Pasal 480 tentang penadah hasil curian," pungkas Kapolres Lumajang.(Mam)

Posting Komentar

0 Komentar