20 Prajurit TNI AU Atraksi Terjun Payung Disambut Antusias Pelajar dan Warga

Pasukan Khas AU terjun payung mendarat di Stadion Semeru
Lumajang,(DOC)-Sebanyak 20 Prajurit Pasukan Khas (Paskhas) TNI AU Abdulrachman Saleh, Malang menunjukkan kemampuan terjun payung di Stadion Semeru Lumajang, Senin (17/2/2020) pagi.

Acara dimulai dengan atraksi dua pesawat tempur 2 Pesawat Tucano dan dilanjutkan atraksi terjun payung Paskhas TNI AU dengan menggunakan pesawat Hercules.

Tampak ribuan pelajar terdiri SMP dan SMA memadati tribun stadion Semeru. Acara tersebut juga dihadiri Bupati Lumajang Thoriqul Haq, dan Wakil Bupati Lumajang Ir.Indah Amperawati, Kapolres Lumajang AKBP Adewira Negara Siregar, Dandim 0821 Lumajang Letkol Inf Ahmad Fauzi, dan Danyon 527 Lumajang Letkol Inf Totok Priyo Kismanto.

Salah satu Dari 20 pasukan khas ini membawa bendera kabupaten Lumajang dengan logo Lumajang Eksotik, dan bendera TNI AU, Paskhas TNI AU.

Kolonel Pnb Erwin Sugiandi Kepala Dinas Operasi (Kadisops) Lanud abdul Rahman Saleh mengatakan, menjelaskan, , atraksi terjun payung yang melibatkan 20 prajurit TNI AU Abdul Rahman Saleh itu, diperuntukkan bagi masyarakat luas maupun pelajar, sehingga menjadi daya tarik bagi warga dan pelajar untuk hadir dan menyaksikan kemampuan setiap prajurit Paskhas TNI AU yang melakukan penerjunan.

"Harapan kami dengan kegiatan seperti ini akan semakin menumbuhkan kecintaan masyarakat terhadap TNI AU serta di bidang kedirgantaraan,” ujarnya.
Atraksi terjun payung membawa bendera Lumajang Eksotik

Kolonel Pnb Erwin Sugiandi berharap melalui event ini selain sebagai hiburan di arena terbuka, juga bisa menjadi dorongan pelajar dari Lumajang.

"Harapan kami untuk bisa bergabung dengan TNI Angkatan Udara, baik sebagai penerjun maupun penerbang," tuturnya.

Kepala Dinas Operasi (Kadisops) Lanud abdul Rahman menjelaskan bahwa latihan seperti ini menjadi kegiatan rutin Pangkalan Udara Abdul Rahman Saleh. Lumajang dipilih menjadi salah satu tempat latihan karena memiliki potensi kedirgantaraan yang besar bagi TNI AU.

"Lumajang sebagai selah satu potensi dirgantara yang besar bagi Angkatan Udara, dimana salah satunya Lumajang punya Air Weapon Range atau lapangan udara tembak yang digunakan oleh pesawat tempur AU tidak hanya di Jawa Timur, tetapi dari Sabang sampai Merauke selalu latihan di Lumajang," jelasnya.

Ia juga menjelaskan bahwa Air Weapon Range (AWR) Pandanwangi menjadi pusat latihan tempur prioritas. Kegiatan latihan tempur TNI Angkatan Udara seperti Sikatan Daya, Fire Power Demo dan Angkasa Yudha juga rutin digelar di AWR Pandanwangi.

"Seperti tahun lalu, tidak hanya pesawat tempur yang latihan disini (AWR Pandanwangi,red) tetapi juga pesawat angutnya, penerjunnya, maupun helikopternya," jelasnya.

Sementara Bupati Lumajang Thoriqul Haq mengatakan,  bahwa kegiatan seperti ini diharapkan menjadi sarana hiburan bagi masyarakat Lumajang. Selain sebagai hiburan, kegiatan ini juga dapat menjadi wadah edukasi tentang kemiliteran khususnya TNI Angkatan Udara.
TNI AU Atraksi terjun payung


"Ini akan menjadi inspirasi terhadap masyarakat khususnya pelajar, terhadap cita-citanya kedepan menjadi bagian dari TNI Angkatan Udara," ujarnya.

Tentu ini membantu pemerintah, kita terus mengoptimalkan keterlibatan pihak lain untuk pengembangan Kabupaten Lumajang.

"hari ini ada 20 penerjun, bagi kami ini surprise, anak - anak sekolah yang hadir disini tentu kecintaannya terhadap TNI semakin tumbuh," imbuh cak Thoriq.

Usai mendarat di Stadion Semeru Para pelajar terdiri SMP dan SMA memanfaatkan momen itu untuk berfoto para penerjun.(Mam)



























Post a Comment

0 Comments