Polsek Pasirian dan SKD Temukan Sapi Curian Milik Warga Condro Di Lahan Tebu

Polsek Pasirian serahkan sapi curian ditemukan lahan tebu
Lumajang, (DOC) - Polsek Pasirian bersama Satgas Keamanan Desa (SKD) Condro berhasil menemukan satu ekor. sapi milik warga yang hilang.

Kejadian sapi yang hilang terjadi pada Jumat (3/01/2020) sekitar pukul 00.30 WIB. Sapi tersebut milik Edi Supriyanto (29) warga Dusun Gentengan, Desa Condro, Kecamatan Pasirian.

Polsek yang mendapatkan laporan dari SKD langsung menuju lokasi kejadian untuk melakukan pencarian sapi milik warga yang hilang.

Tiba di lokasi kejadian selanjutnya petugas Polsek bersama warga, Babinsa dan SKD Condro mencari keberadaan sapi.

Beruntung, berkat kerja keras polisi dari Polsek Pasirian, dibantu warga setempat, akhirnya berhasil menemukan kembali sapi yang sudah sempat dibawa kabur maling tersebut.

"Alhamdulillah sapi  berhasil ditemukan di lahan tebu masuk Dusun Krajan,  Desa Bago Kecamatan Pasirian," ujar Kapolsek Pasirian Iptu Agus Sugiharto ketika dikonfirmasi.

Setelah berhasil menemukan sapi jenis limosin betina berumur 1,5 tahun dilahan tebu di Desa Bago, sapi tersebut langsung dikembalikan kepada pemiliknya.

Iptu Agus Sugiharto menjelaskan, awalnya korban memberi makan sapinya, kemudian sekitar 00.30 wib korban mendengar Induk dari sapi tersebut berteriak teriak.

"Kemudian korban terbangun tidur langsung kontrol kandang sapi dan melihat anak sapi miliknya sudah tidak ada," ujarnya.

Lebih lanjut dikatakan Agus,  pelaku dalam aksinya diduga masuk kedalam kandang sapi milik korban dengan cara memanjat tembok pagar rumah belakang menggunakan tangga bambu, selanjutnya pelaku masuk ke dalam kandang dan mengambil seekor sapi milik korban dengan cara membuka tali pengikat.

"Pelaku membawa sapi milik korban melalui pintu pagar tembok belakang dengan cara merusak pintu," jelas Kapolsek.

Pihaknya menghimbau kepada masyarakat yang memiliki sapi harus memakai rantai sapi. Kalau memakai rantai sapi pelaku akan kesulitan membongkarnya.

"Rantai sapi yang disarankan untuk digunakan para peternak dalam mengamankan sapinya, diklaim sudah teruji tingkat keamanannya, dan membuat sulit para pencuri ternak untuk melepaskan ternak dari ikatannya," pungkas Iptu Agus Sugiharto. (Mam) 

Posting Komentar

0 Komentar