Pelantikan Pilkades di Pendopo, Wartawan Tidak Memiliki Undangan Dilarang Meliput

Lumajang, (DOC) - Pelantikan 158 Kepala Desa di Pendopo Arya Wiraraja Lumajang, Rabu (8/1/2020) sempat diwarnai penolakan wartawan untuk melakukan peliputan.

Sejumlah wartawan yang hendak meliput kegiatan tersebut di hadang oleh oknum ASN bernama R dari Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (PMD) Kabupaten Lumajang melarang wartawan masuk, karena tidak membawa undangan dari panitia.

Salah satunya adalah, Abdul Rohman, Reporter Kompas TV yang mendapatkan perlakuan tidak menyenangkan dari oknum pegawai DPMD karena diminta menunjukan undangan untuk bisa masuk, karena tidak bisa menunjukan undangannya dilarang masuk.

""Maaf mas, kalau tidak membawa undangan dilarang masuk," ujar Abdul Rahman menirukan ucapan oknum tersebut.

Dia menjelaskan, dirinya datang ke Pendopo Arya Wiraraja Lumajang untuk meliput acara pelantikan 158 kepala Desa. Bahkan saat masuk diacara tersebut Abdul Rohim mengenakan seragam Kompas TV dengan dilengkapi dengan ID Card.

Hal senada dikatakan Iqbal wartawan Jawa Pos Radar Semeru di Lumajang karena tidak bisa menunjukan undangan juga ditolak.

"“Ya saya awalnya juga ditolak kemudian diminta undangan,” kata Iqbal.

Terpisah, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa Kabupaten Lumajang (DPMD) Samsul Arifin ketika dihubungi via ponselnya oleh sejumlah media menjelaskan pihaknya sudah mempersilakan wartawan masuk, meski tidak membawa undangan. Ia berjanji bahwa insiden tersebut tidak akan terulang lagi.

"Teman-teman itu hanya menjalankan protap atau ketentuan di mana untuk warga yang tidak membawa undangan memang tidak boleh masuk. Sementara untuk wartawan kan berada di bawah kendali Dinas Komninfo. Tapi sekarang wartawan sudah ada di dalam semua kok mas," terang Samsul Arifin.

Bupati Lumajang Thoriqul Haq terkejut mendapat laporan insiden penghadangan wartawan oleh oknum pegawai DPMD saat peliputan pelantikan 158 Kades di Pendopo Aryawiraraja. Cak Thoriq menyesalkan insiden tersebut bisa terjadi. "Lo sopo gundul iku, kok gak pernah lihat (aku)," cetus Cak Thoriq melalu pesan daring WhatsApp.

Seperti diketahui di Pendopo Arya wiraraja Kabupaten Lumajang telah dilakukan pelantikan serentak terhadap 158 kepala desa (kades)
.

Posting Komentar

0 Komentar