Kapolres Lumajang Pimpin Apel Gelar Pasukan Siaga Bencana Hidrometeologi

Kapolres, Dandim dan Bupati cek pasukan
Lumajang, (DOC) - Memastikan persiapan dan kesiapan menghadapi kemungkinan terjadinya bencana alam,Seluruh elemen menggelar Apel Kesiapsiagaan Penanganan Bencana Alam, di Alun-Alun Lumajang, Jumat (10/1).

Apel tersebut dipimpin Kapolres Lumajang AKBP Adewira Negara Siregar, Bupati Lumajang Thoriqul Haq,  dan Dandim 0821 Letkol Ahmad Fauzi.

Apel juga diikuti berbagai intansi mulai dari TNI, Polri, BPBD, Ormas. Berbagai sarana dan prasarana pendukung operasi SAR.

"Apel ini bertujuan melihat kesiapan personil, Sarana dan Prasarana dalam menghadapi penanggulangan bencana alam di Lumajang," ujar Kapolres Lumajang Adewira Negara Siregar.

Dia juga mengajak semua pihak untuk tetap waspada dalam menghadapi berbagai potensi bencana alam yang terjadi di wilayah Kabupaten Lumajang.

"Diharapkan seluruh unsur baik TNI, Polri, SAR, Instansi terkait dan elemen masyarakat lain agar tetap waspada untuk menghadapi potensi bencana alam," kata Adewira.

Sementara itu, Bupati Lumajang H. Thoriqul Haq mengatakan, musim penghujan di tanah air kerap diiringi dengan berbagai peristiwa bencana hidrometeorologi.

“Bencana tersebut terkait dengan perubahan cuaca dan curah hujan. Mulai dari angin ribut, banjir, hingga longsor, dan bencana tersebut sudah terjadi di Batang," kata Cak Thoriq.

Bupati juga mengapresiasi TNI dan Polri bersama relawan yang cepat, sigap dan tanggap dalam membantu menangani bencana di berbagai desa di Kabupaten Lumajang.

"Apel merupakan bagian dari kesiapsiagaan kita dalam mitigasi maupun penanggulangan bencana secara formal. Akan tetapi ada bencana maupun tidak, kita tetap siaga dan siap," jelasnya.

Dandim 0821 Lumajang Letkol Inf Ahmad Fauzi dalam sambutannnya juga menyampaikan sebagai organisasi harus tau apa yang harus di lakukan ketika melihat cuaca alam yang akan berpotensi timbulnya bencana.

Kabupaten Lumajang merupakan daerah yang memiliki gunung berapi aktif serta dikelilingi oleh laut sehingga besar kemungkinan akan terjadi bencana alam.

"Kita harus bisa saling bekerja sama dan saling berkomunikasi dalam menyikapi terjadinya bencana alam," terang Dandim. (Mam)

Posting Komentar

0 Komentar