Cegah DBD, Babinsa Lempeni Bersama Puskesmas Tempeh Laksanakan Fogging Rumah Warga

melaksanakan fogging di Dusun Krajan, Desa Lempeni
Lumajang,(DOC)-Babinsa Koramil 0821/10 Tempeh bersinergi mendampingi Puskesmas Tempeh melaksanakan fogging atau pengasapan nyamuk demam berdarah di Dusun Krajan I, Desa Lempeni, Kecamatan Tempeh, Selasa (28/1/2020).

Kegiatan yang dilaksanakan Babinsa Lempeni Kopka Aris Setyadi bersama Puskemas Tempeh untuk membasmi potensi wabah penyakit yang disebabkan nyamuk demam berdarah dengan memutus mata rantai penularan oleh Nyamuk Aedes Aegypti.

Kegiatan fogging dilaksanakan di Desa Lempeni karena ada warga yang sudah terjangkit DBD yakni atas nama Niar (18) warga Dusun Krajan RT 08 RW 02 Desa Lempeni.

Dalam kesempatan tersebut, Babinsa Lempeni Kopka Aris Setyadi sekaligus memberikan himbauan kepada masyarakat binaannya.

"Sebagai langkah utama pemberantasan penyakit DBD (Demam Berdarah Dengu) adalah pemberantasan sarang nyamuk dengan cara melakukan kerja bakti dan 3 M yakni menutup, menguras, dan menimbun,” ucapnya.

Babinsa menyampaikan bahwa cara seperti ini menjadi salah satu metode yang sering digunakan dalam pemberantasan sarang nyamuk demam berdarah dengue (DBD) mengingat kemarin ada warga yang terindikasi demam berdarah. Setelah diadakan musyawarah dengan tokoh masyarakat maka segera diambil langkah yaitu dengan cara pengasapan atau fogging, pada metode ini suatu lokasi disemprot dengan insektisida menggunakan mesin.

"Fogging atau pengasapan dalam dosis tertentu ini bertujuan memberantas nyamuk dewasa, atau yang sudah bisa terbang berpindah ada beberapa hal yang harus diperhatikan dalam melaksanakan pengasapan atau fogging," tuturnya.

Ajakan ini dilakukan Babinsa dalam upaya pembersihan saluran air dan fogging yang dilaksanakan bersama agar masyarakat peduli lingkungan, hidup bersih apalagi menghadapi musim hujan, sarang centik nyamuk yang menjadi penyeban penyakit demam berdarah tidak bisa hidup dilingkungan ini.

Sementara Kepala Desa Lempeni Reza Firman Eldiansyah menyampaikan terima kasih kepada semua pihak yang telah peduli dan secara bersama-sama membantu masyarakat untuk menanggulangi penyebaran penyakit demam berdarah.

“Atas nama Pemerintah Desa Lembung saya mengucapkan terima kasih Puskesmas Tempeh yang telah membantu masyarakat untuk melakukan kegiatan pengasapan. Mudah-mudahan bisa mencegah masyarakat terjangkit demam berdarah,” ujar Kades Lempeni.

Sementara itu, menurut Bu Kades Sheila kegiatan dilakukan ini karena sudah ada warga yang terjangkit DBD makanya kepala Desa kordinasi dengan perawat desa untuk meminta pihak puskesmas untuk melaksanakan fogging biar wabah tersebut tidak menyebar ke dusun lain.

"Untuk itu kami mengajak warga untuk melaksanakan kerja bakti pembersihan Solokan dan menguras bak mandi minimal seminggu sekali," tuturnya.(Mam)

Posting Komentar

0 Komentar