Apel Gelar Penanggulangan Bencana Hidrometerologi, Ini Kata Dandim 0821


Apel gelar pasukan  
Lumajang, (DOC) - Forkopimda Lumajang menyelenggarakan Apel Gelar Kesiapan Pasukan dan Perlengkapan Penanggulangan Bencana Hidrometeorologi di Alun-Alun Lumajang, Jumat, (9/1/2020).

Dalam pelaksanaan upacara dipimpin langsung Dandim 0821 Lumajang Letkol Ahmad Fauzi,  Kapolres Lumajang AKBP Adewira Negara Siregar dan Bupati Lumajang Thoriqul Haq.

Komandan Kodim 0821 Lumajang Letkol Ahmad Fauzi dalam sambutannya mengatakan,  TNI-Polri, Pemerintah Daerah (Pemda) dan organisasi masyarakat diharapkan selalu bersinergi dan siap dalam mengantisipasi terjadinya bencana, yang sewaktu-waktu dapat melanda wilayah Kabupaten Lumajang.

“Kami harap, TNI – Polri, Pemda, dan organiasasi masyarakat selalu bersinergi dan siap untuk menghadapi berbagai ancaman bencana yang kompleks, termasuk bencana global akibat degradasi lingkungan (bencana hidrometeorologi, red) yang bisa terjadi kapan saja,” katanya.

Masih kata Fauzi,  bahwa sesuai dengan Undang-undang TNI Nomor 34 tahun 2004, selain melaksanakan tugas kemiliteran, Tentara Nasional Indonesia (TNI) juga berkewajiban membantu menanggulangi akibat bencana alam, pengungsian dan pemberian bantuan kemanusiaan.

Lanjut dia, oleh karena itu, Kodim 0821 Lumajang melalui Babinsa dan jajaran Aparatur di wilayah akan terus menyosialisasikan kepada masyarakat tentang tanda-tanda dan cara menghadapi bencana, sehingga apabila sewaktu-waktu terjadi masyarakat sudah memiliki gambaran apa yang harus dilakukan.

“Bencana yang terjadi bukan menjadi urusan satu lembaga saja, tetapi semua pihak termasuk seluruh elemen masyarakat memiliki peran dan tanggung jawab masing-masing dalam penanganannya,” ujarnya.

Selain itu, dikatakan Fauzi, bahwa pelaksanaan apel tersebut bertujuan untuk mengetahui kesiapan personel, serta sarana dan prasarana yang digunakan dalam menghadapi bencana yang sewaktu-waktu dapat terjadi.

“Kita tidak dapat menolak datangnya bencana, tetapi dengan kesiapsiagaan kita dapat memprediksi dan meminimalisir banyaknya korban dan kerugian yang ditimbulkan nantinya,” pungkasnya.

Bupati Lumajang H. Thoriqul Haq selaku pembina apel mengatakan, musim penghujan di tanah air kerap diiringi dengan berbagai peristiwa bencana hidrometeorologi.

“Bencana tersebut terkait dengan perubahan cuaca dan curah hujan. Mulai dari angin ribut, banjir, hingga longsor, dan bencana tersebut sudah terjadi di Batang," kata Cak Thoriq.

Bupati juga mengapresiasi TNI dan Polri bersama relawan yang cepat, sigap dan tanggap dalam membantu menangani bencana di berbagai desa di Kabupaten Lumajang.

"Apel merupakan bagian dari kesiapsiagaan kita dalam mitigasi maupun penanggulangan bencana secara formal. Akan tetapi ada bencana maupun tidak, kita tetap siaga dan siap," jelasnya.

Sementara itu,  sambutan Kapolres Lumajang AKBP Adewira Negara Siregar menyampaikan,  apa yang di sampaikan Bupati dan Dandim 0821 sudah jelas sekali tentang cara dan kewaspadaan  sebagai relawan penanggulanagan bencana alam.

"Kita harus bisa bertindak cepat dan tanggap bila sewaktu - waktu terjadi bencana alam," tuturnya.

Bertindaklah secara cepat tanpa harus menungguh komando disaat menangani terjadinya bencana utamakan naluri kemanusiaan.

"Kita harus bisa mendeteksi secada dini bila akan terjadi bencana alam, kususnya pihak terkait yang menanggani," pungkasnya. (Mam)


Posting Komentar

0 Komentar