Ajak Masyarakat Tertib Berlalu Lintas, Satlants Polres Lumajang Gelar Sosialisasi Safety Riding Center

sopir truk tandatangan ikrar
Lumajang,(DOC)-Satuan Lalulintas (Satlantas) Polres Lumajang melakukan upaya pencegahan kecelakaan lalulintas atau lakalantas bagi masyarakat terorganisir sasaran anggota Lumajang Truck Comunity (LTC).

Untuk itu, Satlantas menggelar sosialisasi safety riding center di Stadion Srikandi, Kecamatan Tempeh, Kamis (16/1/2020) siang.

Dalam acara tersebut peserta anggota Lumajang Truk Comunity (LTC) sekitar 100 orang mendapatkan materi sosialisasi UU no 22 Tahun 2009 dan etika berlalu lintas oleh Kanit Dikyasa Satlantas Polres Lumajang Ipda Andrias Shinta, dan Sosialisasi ETLE dan penekanan larangan bagi truk ODOL (Over Dimensi Over Load) oleh Kanit Turjawali Satlantas Polres Lumajang
 Iptu Maryanto.

Bahkan pengucapan dan penendatanganan ikrar janji LTC sebagai pelopor keselamatan berlalu lintas oleh anggota Lumajang truk community.

"Isi ikrar yang ditandatangani oleh anggoa LTC berisi, yakni, dengan tidak mengendarai truk ugal-ugalan atau melebihi kapasitas, dan melengkapi surat kelengkapan berkendara," ujar Kanit Dikyasa Satlantas Polres Lumajang Ipda Andrias Shinta.

Selain itu, tidak membawa muatan dengn tidak melebihi batas maksimal muatan ayau tidak over Dimensi Over load (ODOL), dan mengendarai truk tidak saling beriringan atau konvoi, tata cara muat dilengkapi dengan penutup muatan.

"tidak menggunakan HP, tidak memuat orang dibak terbuka, tidak mengemudi saat mengantuk, tidak pengaruh alkohol dan narkoba," tandasnya.

Pihaknya berharapan kepada pengemudi Truck ini tidak melakukan pelanggaran lalu lintas yang membahayakan pengguna jalan lain dan mengakibatkan fatalitas kecelakaan seperti zig zag atau oleng.

"Muatan Over dimensi dan over load, melebihi batas kecepatan, mabuk atau dibawah pengaruh narkoba saat mengemudi, mengantuk ketika mengemudi, gunakan handhope atau melakukan aktivitas lain yg mengganggu konsentrasi," harap Andrias Sinta.

Dia menjelaskan, tujuan dari keselurahan kegiatan tersebut adalah mengajak sopir truk dan masyarakat bagaimana agar mereka lebih mengenal tata cara atau sopan santun berlalulintas di jalan raya.

"Sehingga mereka dapat berkendara sesuai dengan ketentuan dan tingkat kecelakaan bisa menurun atau kalau perlu tidak ada lagi Lakalantas," Ipda Andrias Sinta. (mam)







Post a Comment

0 Comments