Satlantas Polres Lumajang Imbau Larangan Gunakan Knalpot Racing

Kasat Lantas dan Kanit Dikyasa melakukan himbauan
Lumajang, (DOC) - Satlantas Polres Lumajang melakukan inspeksi mendadak (Sidak) ke sejumlah bengkel motor dan toko yang menjual aksesoris kendaraan bermotor. Sidak ini dilakukan jelang datangnya perayaan Tahun Baru.

Dikmas Lantas memberikan imbauan larangan penggunaan knalpot Brong/Racing dan penempelan leaflet himbauan di Toko-Toko Sparepart dan knalpot di wilayah Lumajang dipimpin Kasat Lantas Bersama Kanit Dikyasa Polres Lumajang, pada Minggu (22/12/2019).

Ipda Andreashinta, Kanit Dikyasa Satlantas Polres Lumajang Jawa Timur mengatakan sidak ke sejumlah bengkel motor dalam rangka sosialisasi kepada pemilik bengkel dan toko aksesoris. Tujuannya agar tidak menjual knalpot brong yang tidak memenuhi persyaratan teknis dan laik jalan.

"Dikmas lantas sasarannya yakni pemilik bengkel/toko sparepart agar tidak melayani penjualan Knalpot Brong dan tidak melayani penggantian knalpot standart ke brong menjelang perayaan Natal 2019 dan tahun baru 2020," ujarnya,  Senin (23/12/2019).

Pihaknya melakukan pendataan dan inventarisasi toko-toko variasi motor yang menjual knalpot-knalpot racing variasi yang tidak standar pabrik alias knalpot bising atau disebut juga knalpot brong.

"Kami mengimbau pemilik toko untuk tidak menjual knalpot-knalpot yang tidak sesuai standar pabrik," imbuh Ipda Andreashinta.
Sementara itu, Kasat Lantas Polres Lumajang AKP I Putu Angga Feriyana, S.H., S. IK menyatakan penggunaan knalpot brong rentan menimbulkan ketersinggungan. Sehingga berpotensi menimbulkan keresahan di masyarakat.


"Saya menghimbau masyarakat agar menggunakan kendaraan sesuai standar. Jangan memakai knalpot brong (bising). Patuhi segala peraturan lalu lintas, dan jaga etika ketika berkendara di jalan raya,” pungkasnya. (Mam) 

Posting Komentar

0 Komentar