Optimalkan Pertanian Anorganik Menuju Organik, TNI Jatiroto Sukseskan Korversi Lahan Pertanian Organik

Bupati Lumajang Thoriqul Haq
Lumajang,(DOC)-Pemerintah Kabupaten Lumajang berkomitmen memprioritaskan pengoptimalan pertanian padi anorganik menuju organik.

Selain itu, Koramil 0821/12 Jatiroto akan siap membantu Pemerintah Daerah untuk mensukseskan konversi lahan pertanian organik menjadi lahan pertanian organik.

Bupati Lumajang, Thoriqul Haq, M.ML mengatakan, Pemerintah Kabupaten Lumajang berkomitmen memprioritaskan pengoptimalan pertanian padi anorganik menuju organik.

"Bahwa Lumajang merupakan kabupaten yang hasil pertanian berasnya surplus. Hasil pertanian padi kita mencapai 170.000 sampai 200.000 ton yang terkonsumsi per tahun, Sementara lebihnya 400.000 ton tidak terkonsumsi atau yang tidak di makan," paparnya.

Guna memaksimalkan produksi beras yang telah dihasilkan oleh para petani di Lumajang, Pemkab akan membantu memasarkan produksi beras, sehingga pemutaran ekonominya berjalan.

Selain itu, Pemkab Lumajang juga akan melakukan pendampingan melalui beberapa program, seperti memfasilitasi packaging beras yang telah dihasilkan oleh para petani di Lumajang.

"Ini nanti produksi berasnya akan di intervensi oleh pemkab, bahwa beras ini nanti bakal di kemas oleh kami, sehingga bisa menambah nilai jual dipasaran sekaligus berdaya saing," ujar Cak Thoriq.

Sementara itu, Danramil 0821/12 Jatiroto Kapten Arh Siswoto mengatakan, bahwa pihaknya akan siap membantu pemerintah daerah untuk mensukseskan konversi lahan pertanian organik menjadi lahan pertanian organik.
“Guna membantu upaya pemerintah daerah dalam meningkatkan kesejahteraan petani,Personel Koramil 0821/12 Jatiroto siap membantu mensukseskan terwujudnya konversi lahan pertanian non organik menjadi lahan pertanian organik di wilayah Kecamatan Jatiroto,” Katanya usai menghadiri Panen Raya Padi yang bertempat di Lahan Pertanian Kelompok Tani (Poktan) Harapan Tani, Dusun Krajan II Desa Kaliboto Lor Kecamatan Jatiroto Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, Jumat (27/12/2019).

Siswoto juga mengatakan, dalam melaksanakan tugas pembinaan, pihaknya melalui babinsa yang ada di wilayah juga melaksanakan pendampingan terhadap petani yang bekerja sama dengan Petugas Penyuluh Lapangan (PPL) dari Unit Pelaksana Teknis Balai Penyuluh Pertanian (UPT BPP) Kecamatan Jatiroto.

“Di samping melaksanakan pembinaan wilayah untuk kepentingan pertahanan di darat, kita juga bertugas sebagai pendamping petani bekerja sama dengan PPL untuk meningkatkan hasil pertanian di wilayah dalam mensukseskan Program Ketahanan Pangan Nasional seperti yang diharapkan pemerintah,” ujarnya.

Selain itu, Siswoto juga menyampaikan, program konversi lahan pertanian non organik menjadi lahan pertanian organik merupakan program pemerintah Kabupaten Lumajang dalam upaya meningkatkan hasil panen serta meningkatkan kesejahteraan petani.

Dia menambahkan, seperti di lahan pertanian Poktan Harapan Tani tersebut, dari 68 hektar lahan pertanian sudah delapan hektar yang sudah dikonversi menjadi lahan pertanian organik.
Danramil, Bupati Lumajang bersama masyarakat


“Tidak hanya di Poktan Harapan Baru, semoga di tahun 2020 mendatang semua lahan petani sudah beralih ke lahan pertanian organik, sehingga target 200 hektar lahan pertanian organik yang diharapkan pemerintah dapat terwujud,” pungkasnya.

Sementara itu, Ketua Gapoktan Kecamatan Jatiroto, Kusman mengungkapkan, bahwa lahan pertanian padi yang ada di Kaliboto Lor memiliki luas area sekitar 96 hektare.

"Di Kaliboto Lor Ini ada Tiga kelompok tani dengan luas area 96 hektare," jelasnya.

Kusman mengatakan, 8 hektare lahan pertanian yang ada di Dusun Betaan ini bakal dijadikan pertanian organik. Ia berharap agar Pemerintah Kabupaten Lumajang dapat terus melakukan pendampingan agar ditahun yang akan datang, pertanian dengan luas 8 hektare itu dapat menjadi pertanian organik.

"Sebelumnya, Produksi tertinggi di Dusun Betaan tercatat 5 ton per hektare, namun setelah kami melakukan pembinaan dan kami catat secara real produksi rata - rata meningkat 7,6 ton per hektare," paparnya.(Mam)




Posting Komentar

0 Komentar