Lumajang Gelar Pilkades Serentak, Dua Desa Gunakan E-Voting

Simulasi menggunakan E-Voting
Lumajang,(DOC)-Sebanyak 158 Desa di Lumajang menggelar Pilkades serentak.

Pemilihan kepala Desa sendiri akan digelar pada 18 Desember 2019 mendatang. Namun dalam pelaksanaan Pilkades nantinya ada dua desa yang menerapkan cara yang berbeda yakni menggunakan sistem electronic voting (E-Voting).

Dua desa yang menerapkan sistem electronic voting yakni Desa Sarikemuning, Kecamatan Senduro, dan Desa Kebonsari, Kecamatan Yosowilangun.

Danang Kurniawan Staf Bidang Bina Pemdes Dinas Pemberdayaan Masyarakat (DPM) membenarkan adanya pemilihan kepala Desa menggunakan E-Voting.

"Kedua desa ini sebagai percontohan dan direkomendasi kemudian hari di Lumajang," ujar Danang Kurniawan ketika ditemui ruang kerjanya, Rabu (4/12/2019).

Menurutnya, dilaksanakan e-voting di lakukan di Dua desa masih tahap projek, dan diambil prediksi daerah rawan dan jumlah DPT dibawah tiga ribu.

"Selain itu faktor keamanan yang dipertimbankan, dan faktor ketersediaan e-KTP," ujanya.

Sistem pemilihan e-voting ini bekerja sama dengan Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT) sehingga sudah jelas legalitasnya.

Lebih lanjut, Danang mengatakan, pilkades serentak dengan sistem e-voting bertujuan untuk melaksanakan pemilihan kepala Desa yang akurat, akuntabel, efektif dan efisien.

"Selain itu diharapkan pilkades dengan sistem e-voting ini juga dapat menekan angka kecurangan dan meningkatkan partisipasi masyarakat," tutunya.

Sementara itu, Anang Subagio wakil panitia pilkades Desa Sarikemuning mengungkapkan, warga desa tersebut 90 persen setuju dengan menggunakan sistem e-voting.

"Dengan adanya e-voting ini akan mengurangi kecurangan dan memudahkan dalam pemilihan sehingga lebih cepat," ujarnya.

Jumlah Daftar Pemilih Tetap (DPT) di Desa Sarikemuning sendiri ada 2262. "Kurang lebih 2262 jumlah DPT," ujar Anang. (Imam)

Posting Komentar

0 Komentar