Tim Cobra Amankan Pelaku Percobaan Pembegalan Dengan Bawa Sajam

Tersangka diamankan Tim Cobra
Lumajang,(DOC)-Tim Cobra Polres Lumajang berhasil mengamankan tersangka pelaku percobaan pembegalan terhadap warga Kecamatan Sumbersari, Kabupaten Jember.

Tersangka atas nama M.Fani Nur Abdillah (20) warga Dusun Krajan, Desa Ledok Tempuro, Kecamatan Randuangung, Kabupaten Lumajang diamankan karena diduga mencoba membegal Mohammad Gufron warga Jalan Tawang Mangu, Desa Antirogo, Kecamatan Sumbersari, Jember.

Kejadian tersebut terjadi pada Sabtu (9/11/2019) sekitar pukul 02.00 WIB dini hari tepatnya di Jalan Raya Randuagung, Desa Ledok Tempuro, Kecamatan Randuagung, Lumajang.

Atas kejadian tersebut Tim Cobra Polres Lumajang melakukan rekontruksi di lokasi kejadian, dengan di pimpin langsung Kapolres Lumajang AKBP Muhammad Arsal Sahban.

Dalam rekontruksi berlangsung  menghadirkan tersangka dan warga sekitar sebagai peran pengganti.

Rekontruksi tersebut menggambarkan, awalnya korban dan teman-temannya mengendarai sepeda motor dari arah Jember menuju Probolinggo melewati Jalan Raya Randuagung Desa Ledok Tempuro menyalip tersangka yang saat itu berboncengan tiga dengan temannya.

Kemudian tersangka marah karena menyalip rombongan dengan sambil menantang korban kemudian tersangka mengeluarkan senjata tajam jenis clurit sambil di ancungkan ke korban.

Tidak lama kemudian Tim Cobra Polres Lumajang dipimpin Wakapolres dan Kabagops melaksanakan patroli langsung menyalamatkan korban dan mengamankan tersangka M.Fani Nur Abdillah.

"Pelaku ini berboncengan bersama tiga temannya dengan mengancungkan clurit. Korban dan tersangka sempat kejar-kejaran dan akhirnya berhasil diamankan Tim Cobra," Ujar Kapolres Lumajang AKBP Muhammad Arsal Sahban.

Dalam kejadian ini ada pelaku ini ada tiga orang, salah satu pelaku masih dibawa umur masih menjalani pemeriksaan polisi.

"Kami masih mengejar pelaku lainnya berinisial R yang berhasil kabur," ujar Arsal.
Tersangka diamankan

Lebih lanjut, Kapolres menambahkan, tersangka ini dikenakan tindak pidana kekerasan atau percobaan begal dengan membawa senjata tajam.

"Pelaku dikenakan pasal 53 KUHP jo, 365 KUHP dan Pasal 2 ayat 1 UURI No.12/DRT/1951 dengan ancaman pidana penjara 1 tahun dan 10 tahun," pungkas Arsal.(Mam)




Posting Komentar

0 Komentar