Demo Standar Kemampuan Reskrim, Tim Cobra Polres Lumajang Pamer Ketangkasan Ungkap Kasus Curwan

Simulasi pelaku berhasil diringkus Tim Cobra
Surabaya, (DOC) - Tim Cobra Polres Lumajang bersama Satgas Keamanan Desa Jatigono mengikuti lomba demo kunci tehnik Reskrim di Lapangan Mapolda Jatim, Jalan Ahmad Yani 118 Surabaya, Selasa (5/11/2019).

Dalam aksi demo dipimpin langsung dipimpin AKP Hasran, S.H, M. Hum selaku Kasat reskrim Polres Lumajang serta sebagai Katim Cobra.

Kompetisi 'Demo Standar Kemampuan Reskrim' diikuti 39 polres dan polresta se-Jatim, perlombaan itu akan berlangsung lima hari ke depan, hingga Jumat (8/11/2019) mendatang.

Dalam aksi demo tersebut Polres Lumajang menampilkan Tim Cobra yakni mempunyai kualitas, menembak, kemampuan kunci reskrim,  dan mempunyai anjing khusus melacak pencurian sapi dan alat bantu drone untuk mengamati situasi dan keadaan di sekitar tempat target, dan tidak di jangkau orang lain.

Dalam demo standar kemampuan Reskrim di Lapangan Mapolda Jatim, Tim Cobra Polres Lumajang bawakan drama pengungkapan kasus curwan, dan kejahatan jalanan.
Simulasi: Tim Cobra ringkus pelaku curwan

Dalam simulasi, tampak puluhan Tim Cobra Polres Lumajang dan Satgas Keamanan Desa (SKD) tampak kompak memainkan peran mereka masing-masing.

Demo dimulai awalnya ada kejadian pencurian sapi, pelaku berjumlah 6 orang mulai melancarkan aksi pencurian sapi. Karena posisi sudah aman, mereka langsung melakukan aksinya dengan cara merusak kandang lalu mengambil milik korban.

Aksi para pelaku langsung diketahui korban, salah satu komplotan ini langsung lari menuju korban dengan cara mengancam korban. Karena takut di bunuh korban menuruti permintaan pelaku.

Para pelaku langsung membawa kabur sapi, kemudian sapi tersebut di sembunyikan di perkebunan tebu, dan salah satu sapinya digiring menuju kendaraan pelaku.

Selanjutnya korban langsung melaporkan kejadian tersebut ke Kepala Desa. Kemudian kepala Desa langsung mengumpulkan SKD untuk melakukan pencarian sapi. Sedangkan korban melaporkan kejadian tersebut ke Polres Lumajang

Pencarian sapi pun dilakukan oleh Satgas Keamanan Desa hingga menunggu kedatangan Tim Cobra Polres Lumajang. Tidak lama kemudian Tim Cobra datang dengan membawa kekuatan personil terdiri Inafis, Resmob, K9 atau anjing pelacak, hingga drone.
Simulasi: sapi milik korban ditemukan

Petugas Tim Inafis langsung melakukan olah TKP dan memasang police line. Tidak lama kemudian Tim Cobra dan SKD berduyun-duyun melakukan pencarian kedua ekor sapi milik korban. Pencarian pun juga  dilakukan dengan menggunkan anjing pelacak untuk melacak jejak pelaku dan jejak sapi.

Tidak butuh waktu lama, anjing pelacak berhasil menemukan jejak sapi yang ditinggalkan oleh kawananan pelaku di kebun tebu. Kemudian sapi tersebut dikembalikan kepada pemiliknya.

Tidak lama kemudian Tim Identifikasi memberikan foto dan data kepada Kepala Desa kemudian disebarkan kepada semuan anggota SKD.

Seteleh beberapa waktu, HT dari salah seorang SKD berbunyi dan melaporkan bahwa salah satu SKD menjumpai orang sesuai dengan foto tersebut bersama lima orang temannya.

Dua pelaku dapat di bekuk SKD sedangkan 4 pelaku lainnya melarikan diri. Empat pelaku yang lolos dengan menggunakan mobil yang berisi sapi langsung tancap gas melarikan diri dari kepungan SKD, kemudian anggota SKD langsung menginformasikan kepada Tim Cobra.

Selanjutnya tim cobra yang mendapatkan informasi langsung melakukan pengejaran kepada para pelaku dengan menggunakan mobil dengan kecepatan tinggi.

Tim Cobra berhasil membuntuti mobil yang digunakan pelaku. Aksi kejar pun terjadi antara pelaku dengan Tim Cobra Polres Lumajang.

Tim Cobra berhasil mendahului mobil para pelaku, hingga mobil tersebut berhenti. Para pelaku melakukan perlawanan terhadap petugas, hingga akhirnya satu persatu pelaku berhasil dibekuk.

Kemudian para pelaku diamankan oleh Tim Cobra dan dibawa ke Mapolres Lumajang.

Kapolres Lumajang AKBP Muhammad Arsal Sahban mengatakan memperagakan proses pengungkapan kasus kejahatan, mulai dari awal olah tempat kejadian perkara (TKP) hingga proses penangkapan terhadap pelaku kejahatan.

"Perlombaan tersebut dirasa penting sebagai upaya mendongkrak kemampuan Tim Cobra Polres Lumajang," ujarnya.

Arsal menjelaskan, Lomba ini untuk menguji kemampuan dan meningkatkan anggota Reskrim untuk melaksanakan Olah TKP dan upaya paksa penangkapan tersangka.

"Lomba ini untuk meningkatkan ketrampilan anggota Reskrim untuk mengelolaan TKP," pungkasnya.(Mam)




Posting Komentar

0 Komentar