Permudah Layanan Pemohon SIM, Satlantas Polres Lumajang Gelar Coaching Clinic

Petugas Satpas memberikan bimbingan peserta pengurus SIM
Lumajang, (DOC) - Polres Lumajang tidak menutup diri begitu saja kepada masyarakat, atau pemohon Surat Ijin Mengemudi (SIM), apalagi pemohon yang beberapa kali mengikuti ujian praktek tapi selalu gagal.

Korps baju coklat Satlantas Polres Lumajang ini, berupaya terus mendorong dan membantu pemohon agar mendapatkan SIM dengan cara yang benar tidak menyalahi aturan.

Salah satunya dengan memberikan fasilitas kepada pemohon SIM yang beberapa kali gagal dalam uji praktek SIM, yakni dengan menggelar Coaching Clinik (Klinik Pelatihan), tata cara uji praktek di Lapangan Praktek uji SIM Polres Lumajang.

Kasatlantas Polres Lumajang AKP I Gede Putu Atma Giri SH MH ketika dikonfirmasi membenarkan adanya program baru Medical dan Clinical Review bagi pemohon SIM dan tentu saja program tersebut merupakan bentuk pelayanan Prima Satlantas Polres Lumajang kepada Masyarakat.

Kondisi demikian dibuktikan dengan begitu besarnya manfaat dari program tersebut dimana jika sebelumya para Pemohon SIM sangat kesulitan dan sering mengeluhkan dalam menghadapi sulitnya ujian permohonan SIM.

"Kesulitan Pemohon untuk mendapatkan SIM selama ini karena pada dasarnya pemohon memang tidak menguasai materi ujian," ujarnya.

Akan tetapi dengan adanya program tersebut para pemohon dapat benar benar menguasai materi sehingga dalam menghadapi ujian untuk mendapatkan SIM dapat lulus dengan nilai baik sehingga Masyarakat bisa mematuhi aturan lalu lintas dengan telah memiliki SIM ketika berkendara.

"Ini program  sangat bagus sekali sehingga sengaja kami terapkan pada Satpas Satlantas Polres Lumajang sehingga banyak Masyarakat nantinya banyak yang memiliki SIM, "Katanya Minggu (13/10/2019)

Sementara itu, Kanit Dikyasa Satlantas Polres Lumajang Ipda Andreashinta ketika  juga menjelaskan jika Pemohon SIM saat ini tidak perlu repot menghadapi sulitnya mendapatkan SIM, karena tidak lulus ujian karena sudah adanya Medical dan Clinical Review,

"Kegiatan tersebut bertujuan untuk melatih para peserta Uji SIM yang mengulang lebih dari 2 kali gagal dalam ujian, baik Teori maupun Praktek," ujarnya.

Shinta mengatakan jika Medical dan Clinical Review adalah bimbingan singkat dalam bentuk pelatihan atau sesi perorangan yang ditujukan untuk penguasaan pengetahuan dan kecakapan dalam menghadapi ujian untuk mendapatkan SIM.

Program ini sangatlah bagus dibuktikan dengan sebanyak 15 peserta Medical dan Clinical Review  sudah sebanyak 14 Orang Pemohon SIM lulus ujian dan satu orang tidak lulus ujian

Untuk mendapatkan program Medical dan Clinical Review ini para Pemohon SIM bisa datang langsung ke Satlantas Polres Lumajang pada jam kerja senin sampai sabtu.

"Pelatihan tersebut ditujukan bagi Pemohon SIM yang tidak lulus ujian dua kali sampai tiga kali ujian dan baru bisa ikut program Medical dan Clinical Review, " terangnya.

Dalam upaya memberi pelatihan ini, pihaknya juga menyiapkan petugas khusus. Mereka sengaja dipilih yang telaten dan mumpuni guna memberi pelatihan uji praktik kepada masyarakat yang membutuhkan.

Beberapa warga sudah merasakan program pelatihan ini. Mereka yang awalnya gagal beberapa kali dalam uji praktik akhirnya lihai melintasi berbagai rintangan di lapangan ujian tersebut menggunakan sepeda motor. "Ujungnya, mereka bisa lulus dan berhak mendapat SIM," tutur Kanit Dikyasa.

Para Peserta Uji SIM, mengaku senang dengan program ini. Merekapun menginformasikan ke sejumlah rekannya yang gagal ujian praktik untuk ikut pelatihan. Supaya bisa lulus, dan segera dapat SIM.

"Coaching Clinic seperti ini cukup membantu saya dan teman-teman untuk menambah ilmu dan pengalaman tata cara praktek uji SIM, dan bagaimana cara bisa mendapatkan SIM dengan benar dan legal," ungkap Wawan peserta uji SIM.


Posting Komentar

0 Komentar