Kebakaran Hutan di Gunung Semeru Padam, Petugas BPBD Tetap Siaga

Petugas gabungan melakukan pemadaman
Lumajang,(DOC)-Kebakaran Hutan dan Lahan (Karthutla) terjadi di kawasan lereng Gunung Semeru dinyatakan sudah padam. Meskipun asap masih ada.

"Kebakaran hutan sudah dinyatakan padam total, tetapi masih ada kepulan asap," kata Kepala Bidang Pencegahan, Kesiapsiagaan, dan Logistik Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Lumajang Wawan Hadi Siswoyo.

Dikatakan wawan, pihaknya tetap bersiaga di sekitar lokasi untuk memastikan tidak ada api yang muncul lagi.

"Petugas gabungan masih stanbay disana untuk memantau dan siaga karena takutnya api muncul lagi," ujarnya,

Berdasarkan data laporan yang dihimpun dari Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS) total terakhir luas kebakaran hutan sampai saat ini mencapai 102 hektar.

"Sejauh ini penyebab kebakaran hutan di kawasan Gunung Semeru yakni karena faktor alam. Bukan ulah manusia," terang Wawan Hadi.

Selain kebakaran hutan di Ranupani, juga terjadi di Desa Argosari, Kecamatan Senduro.

Data berhasil dihimpun Polres Lumajang ada lima spot yang berada di desa Argosari tepatnya di Dusun Gedok, lalu blok ebeng-ebeng api, pusung tengah, pusung manggong dan pulosari padam total setelah hujan mengguyur dengan derasnya. Titik-titik api yang tersebar pun padam tak tersisa dan hanya meninggalkan abu jejak dari si jago merah.

"5 spot api di  Desa Argosari mencakup Dusun Gedok, lalu blok ebeng-ebeng api, pusung tengah, pusung manggong dan pulosari semuanya terpantau padam," ujar Kapolres Lumajang AKBP Muhammad Arsal Sahban.(Mam)

Posting Komentar

0 Komentar