Karhutla Di Lereng Gunung Semeru, TNI-Polri, Masyarakat Gelar Salat Istisqa

TNI-Polri dan masyarakat melaksanakan shalat Istiqoh
Lumajang,(DOC)-Puluhan personel TNI dan Kepolisian serta masyarakat menggelar shalat istisqo atau shalat minta hujan disebabkan kebakaran hutan dan lahan dilereng Gunung Semeru.

Shalat Istiqoh di laksanakan  di Halaman Pos Resort Pangkuan Taman Nasional (RPTN), Desa Ranupane, Kecamatan Senduro, Selasa (1/10/2019).

Acara shalat Istiqoh tampak dihadiri Kapolres Lumajang AKBP Muhammad Arsal Sahban, Dandim 0821 Lumajang Letkol Inf Ahmad Fauzi, kepala BPBD Lumajang dan petugas TNBTS, BPBD Lumajang, serta Unsur Forkopimda, masyarakat sekitar Ranupani.

Usai melaksanakan shalat Istiqoh melaksanakan Doa-doa dipanjatkan pada Allah SWT agar menurunkan hujan di lereng Gunung Semeru dan sekitarnya.

Shalat yang diimami Dandim 0821 Lumajang Letkol Inf Ahmad Fauzi bertujuan untuk meminta hujan agar wilayah itu tidak lagi merasakan kemarau dan kekeringan, serta kebakaran hutan dan lahan yang terjadi dilereng Gunung Semeru dapat segera teratasi.

Dandim 0821 Lumajang Letkol Inf Ahmad Fauzi mengatakan bahwa pelaksanaan Sholat Istisqa’ merupakan salah satu upaya dalam menyikapi terjadinya kebakaran hutan di wilayah Gunung Semeru.

"Dengan shalat istisqa kami meminta turunnya hujan. Namun kebakaran yang besar hanya kuasa Tuhan lah yang bisa memadamkan itu semua," ujar dia

Terkait dengan upaya pencegahan maupun penanganan terhadap karhutla di lereng Gunung Semeru Kepala BPBD Lumajang Teguh Widjayono menjelaskan, bahwa, TNI-Polri bersama BPBD Lumajang serta tim TNBTS dan stakeholder yang ada diwilayah terus berupaya melakukan penanganan dan penanggulangan kebakaran yang masih ada dibeberapa titik di lereng Gunung Semeru terus berupaya melakukan pemadaman kebakaran di lokasi Karhutla. (mam)








Posting Komentar

0 Komentar