Karhutla, TNI Gelar Shalat Bersama Minta Hujan

Anggota Kodim gelar salat bersama
Lumajang, (DOC) - Pasca kebakaran hutan di lereng Gunung Semeru, Kodim. 0821 Lumajang menggelar Shalat Istisqa bersama di Halaman Pos Resort Pangkuan Taman Nasional (RPTN), Desa Ranupane, Kecamatan Senduro, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, Jumat (27/9/2019).

Acara shalat Istisqo dipimpin Komandan Kodim 0821 Lumajang Letkol Inf Ahmad Fauzi, S. E.

Dandim 0821 Lumajang mengatakan bahwa pelaksanaan Sholat Istisqa’ merupakan salah satu upaya dalam menyikapi terjadinya kebakaran hutan di wilayah Gunung Semeru.

"Di samping upaya fisik pemadaman dengan mengirimkan personel Kodim untuk bergabung dengan anggota Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Lumajang, anggota Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS)," tuturnya.

Saat ini kebakaran hutan yang terjadi mencapai luas sekitar 80,4 hektar. "Dengan kondisi medan yang berat serta personel dan peralatan yang terbatas, memerlukan waktu yang cukup lama melakukan memadamkan api,” ujarnya.

Letkol Inf Ahmad Fauzi mengimbau kepada masyarakat untuk selalu berusaha dan berdoa dalam mengatasi kebakaran hutan di wilayah Gunung Semeru, salah satunya dengan melaksanakan Sholat Istisqa’ bersama.

"Apa yang pihaknya lakukan bersama dengan pihak yang terkait  dapat memberikan manfaat kepada masyarakat, serta segera diturunkan hujan oleh Allah SWT, agar kebakaran hutan di seputar Gunung Semeru dapat segera teratasi," harap Dandim.

Sementara itu Asisten Administrasi Pemerintah Kabupaten Lumajang Nugroho Dwiatmoko mengatakan, sesuai dengan kunjungan Wakil Bupati Lumajang kemarin, seluruh aparat pemerintahan yang ada untuk bahu membahu bersama dengan jajaran TNI, Polri, TNBTS dan relawan dalam menangani kebakaran hutan di beberapa titik seputar Gunung Semeru.

Lebih lanjut ditambahkan Nugroho, bahwa perintah tersebut terus dilakukan sampai upaya pemadaman selesai, yang sampai saat ini masih ada di beberapa titik di seputaran Gunung Semeru.

“Terima kasih kepada jajaran TNI (Kodim 0821, red), TNBTS, dan relawan yang langsung menuju sasaran, untuk melakukan upaya pemadaman,” pungkasnya. (Mam) 

Posting Komentar

0 Komentar