Iklan

Viral Video Guru Aniaya Muridnya, Tim Cobra Mendatangi Rumah Korban

Kasat Reskrim melakukan mediasi
Lumajang,(DOC)-Sebuah Video berdurasi 30 detik viral media sosial yang isinya menampilkan adegan kekerasan oleh gurunya terhadap siswanya.

Setelah viral di Media Sosial Facebook Tim Cobra Polres Lumajang dipimpin Kasat Reskrim AKP Hasran dan Polsek Jatiroto mendatangi rumah korban di Dusun Ranupakis, Desa Kaliboto Kidul, Kecamatan Jatiroto.

Kedatangan tim cobra tersebut untuk mengklarifikasi video yang beredar di Media Sosial.

Tiba di rumah korban bernama MF (15) Siswa kelas 3 SMP Muhammadiyah Jatiroto disambut orang tua korban, kepala sekolah dan guru SMP Muhammadiyah Jatiroto yang melakukan kekerasan terhadap siswanya.

Serta disambut, perwakilan komite guru SMP Muhammadiyah, dan pengurus yayasan Muhammadiyah.

Oknum guru yang melakukan kekerasan terhadap muridnya yakni bernama Herna Wahyu Purbowo sudah membuat surat pernyataan yang ditanda tangani oleh semua pihak yang hadir dirumah korban.
MF bersalaman dengan guru

Oknum guru SMP Muhammadiyah Herna Wahyu Purbowo menyampaikan  mengklarifikasi tindakan yang salah yang sempat viral di Media Sosial. Kejadian tersebut terjadi satu bulan yang lalu.

Dan dirinya mengakui salah telah melakukan tindakan fisik. Karena hal tersebut tidak perlu dilakukan.

"Untuk itu saya minta maaf kepada Murid saya bernama MF dan orang tuanya  untuk memohon maaf sebenar-benarnya," ungkapnya.

Permintaan maaf ini dilakukan tulus-tulusnya tidak ada rasa paksa dari manapun.

"Karena saya lakukan ini untuk mendidik dan mendisiplinkan murid saya, agar menjadi lebih baik dan bisa berubah." terang Herna Wahyu dihadapan orang tua korban dan warga setempat yang hadir.

Herna menyadari tindakan yang dilakukan tidak sesuai dengan nilai-nilai seorang pendidik.

"Kejadian ini menjadi pelajaran bagi saya dan juga bagi guru-guru yang lain untuk tidak melakukan cara-cara kekerasan dalam mendisiplinkan anak didiknya,” ujarnya.

Kasat Reskrim Polres Lumajang AKP Hasran Cobra mengatakan, pihaknya datang ke rumah korban untuk mengklarifikasi video tentang oknum guru yang melakukan penganiayaan yang sudah viral di media sosial.

"Setelah dilakukan klarifikasi ternyata kejadian tersebut terjadi 1 bulan yang lalu," ujarnya.

Setelah dilakukan klarifikasi terhadap oknum guru tersebut tujuannya hanya untuk mendisiplinkan muridnya, karena muridnya bernama MF sering bolos tidak masuk sekolah.

"Oknum guru sudah meminta maaf terhadap orang tua wali murid, kejadian tersebut sudah diselesaikan dengan membuat surat pernyataan dan ditandatangani," jelasnya.

AKP Hasran menghimbau kepada orang tua yang mengetahui anak sering bolos tidak masuk sekolah silakan lapor kepada tim cobra.

"Tim Cobra akan menjemput dari rumahnya dan mengantarkan sampai sekolah. Karena dia harus menjadi anak yang sukses, dan menjadi harapan untuk kedua orang tua. Hasil klarifikasi tidak ada masalah," pungkasnya.(Mam)














Posting Komentar

0 Komentar