Polsek Randuangung dan SKD Gagalkan Pencurian Sapi

Lumajang, (DOC) - Anggota Polsek Randuagung dibantu warga Desa Gedangmas Kecamatan Randuagung Kabupaten Lumajang berhasil menggagalkan aksi pencurian sapi milik salah satu warga.

Tak tanggung tanggung, sapi yang berusaha dicuri adalah sebanyak dua ekor berjenis Limosin.

Pemilik sapi yakni Abdul Rahman (68), warga Dusun Karanglo Desa Gedangmas,Kecamatan, Randuagung yang sempat menjadi korban pencurian sapi tersebut.

Berdasarkan pengakuan korban, sekitar pukul 01.00 WIB (8/8) dirinya masih memberikan makanan terhadap kedua sapinya tersebut.

Namun sekitar pukul 03.30 WIB saat akan melaksanakan ibadah sholat, korban kaget saat melihat kandang sudah dalam keadaan kosong.

Selain itu, korban juga mendapati rantai gembok yang berada di pintu kandang telah putus dipotong oleh pelaku.

Korban pun langsung membangunkan para tetangga dan melaporkan kejadian tersebut ke Mapolsek Randuagung.

Pihak kepolisian dari Polsek Randuagung dibantu Satgas Keamanan Desa Gedangmas pun langsung menyisir sekitaran TKP.

Ternyata setelah diselidiki, ditemukan jejak kaki sapi mengarah ke utara. Benar saja, setelah dengan cepat mengikuti jejak tersebut satu ekor sapi ditemukan di jarak 1 Km dari kandang korban.

Anggota kepolisian serta SKD terus mengikuti jejak sapi kedua hingga akhirnya menemukan sapi terakhir sekitar 100 m dari lokasi penemuan sapi pertama dalam keadaan terperosok tak bisa bergerak.

Pihak Kepolisian dibantu dengan warga pun beramai ramai mengevakuasi sapi tersebut dan mengembalikan ke sang pemilik.

Kapolres Lumajang AKBP DR Muhammad Arsal Sahban SH, SIK, MM, MH mengatakan Response Satgas Keamanan Desa di lapangan dalam menangani kejadian menjadi kunci keberhasilan ditemukannya sapi yang hilang.

“Sikap tanggap satgas keamanan desa dilapangan setiap mendengar kejadian menjadi kunci penemuan dua ekor sapi yang hilang di wilayah Randuagung dini hari tadi” Tuturnya.

Pihaknya berharap kepada warga untuk saling menjaga keamanan sekitar. Penggunaan rantai sapi yang sering kali disampaikan ternyata belum diterapkan di masyarakat.

"Ini adalah tanggung jawab dari pemilik hewan ternak tersebut. Rantai sapi ini juga relatif murah jika di bandingkan dengan harga sapi milik warga,” tutup Arsal.

Sementara,  Abdul Rahman sang pemilik pun mengatakan sangat berterima kasih kepada SKD serta pihak Kepolisian yang berhasil menemukan sapinya tersebut.

"Alhamdulillah sapi saya berhasil ditemukan berkat  kesigapan Polsek Randuagung dan satgas Keamanan Desa yang membantu mencari sapi saya. Secepatnya akan saya pasang rantai sapi sesuai arahan dari pak Kapolres Lumajang,"  ungkapnya. (Mam) 

Post a Comment

0 Comments