Mantap! Kapolres Lumajang Kembalikan 11 Motor Bodong ke Pemiliknya

Kapolres Lumajang menyerahkan sepeda motor kepada pemiliknya
Lumajang, (DOC) - Polres Lumajang mengembalikan barang bukti kendaraan bermotor yang disita melalui operasi door to door.

Pengembalian barang bukti sepeda motor di laksanakan di halaman Mapolres Lumajang, Kamis (8/82019) siang.

Untuk diketahui, bahwa operasi kendaraan bodong sasarannya adalah kendaraan yang tidak memiliki kelengkapan surat-surat yang berpotensi hasil kejahatan.

Ada 11 sepeda motor yang dikembalikan kepada pemiliknya yang datang ke Mapolres Lumajang. Mereka berasal dari Malang, Surabaya, Jember, Probolinggo, Pasuruan dan dari Lumajang.

Penyerahan barang bukti kepada pemiliknya dilakukan Kapolres Lumajang AKBP Muhammad Arsal Sahban.

Untuk ke 11 kendaraan yang dikembalikan pemiliknya yakni Kaisar Triseda warna hitam milik Suryo Fitri warga Citrodiwangsan, Lumajang di temukan di Desa Sumber Wringin, Klakah, Yamaha Mio putih milik Purnomo warga Gunung Kramat, Surabaya Hasil operasi wilayah Kota Lumajang, Honda Vario putih milik Suka Isyah warga Pasrujambe, Lumajang di temukan di Desa Sumber Wringin, Klakah, dan Honda Beat warna hitam milik M Mukhlas warga Rejoso, Pasuruan di temukan di Desa Boreng, Lumajang Kota.

Selain itu,  Honda Supra X warna hitam milik Juri Warno warga Leces, Probolinggo, di temukan di Desa Wonoayu, Ranuyoso, Honda Supra X warna hitam milik Devi Dwi warga Dringu, Probolinggo di temukan desa Sumber Wringin, Klakah, Yamaha Jupiter Z milik Sanur warga Yosowilangun, Lumajang ditemukan di Desa Wonoayu, Ranuyoso, dan Yamaha Jupiter MX milik Yasin Toha warga Sukodono, Lumajang di desa Kalidilem, Klakah, Yamaha Vixion milik M Ridwan Wibisono warga Kromengan, Malang di desa Sumber Wringin, Klakah, Honda Supra X warna hitam warga Randuagung, Lumajang di temukan Desa Sumberwringin, Klakah, serta Honda Beat warna putih milik Muji warga Bangsalsari, Jember di temukan Desa Kalidilem, Klakah.

Kapolres Lumajang AKBP Muhammad Arsal Sahban mengatakan, dari hasil komunikasi dengan pemilik kendaraan,  diketahui kendaraan tersebut ada yang diperoleh dengan cara diambil didepan rumah, di depan masjid dan ada yang diambil dengan cara begal sehingga pemilik kendaraan meninggal akibat luka bacok sebanyak 6x.

"Kejadian pembegalan hingga korban meninggal terjadi di wilayah Tanggul,  Jember. Sepeda motor korban di temukan Tim Cobra saat melakukan razia, " Kata Arsal.

Lebih lanjut, Kapolres Lumajang AKBP menerangkan operasi motor bodong Door to door ke desa-desa sangat efektif untuk mengurai masalah begal dan curanmor di wilayah Lumajang.

"Dengan aksi yg kami berikan ini memberikan sinyal kepada masyarakat untuk tidak membeli motor bodong, karena dibalik itu ada orang yang menderita bahkan ada yg meninggal dunia hanya untuk mendapatkan motor tersebut," ungkap Arsal.

"Untuk itu saya minta kepada masyarakat lumajang dan juga masyarakat Indonesia untuk stop membeli motor bodong.  Dibalik proses anda memiliki motor bodong ini ada orang yang menderita" imbuh Arsal.

Sementara, itu AKP Hasran Cobra Kasat Reskrim menerangkan Instruksi kapolres akan terus di laksanakan dengan mengefektifkan kinerja tim cobra untuk membersihkan peredaran kendaraan bodong di wilayah Hukum Polres Lumajang.

"Saya bersama Tim Cobra tak akan pernah lelah untuk memberantasnya," tegas Katim Cobra tersebut.


Post a Comment

0 Comments