Emak-Emak Ngaku Beli Motor Rp 9,5 Juta, Ternyata Punya Warga Pasuruan Yang Hilang 2 Tahun Lalu


Lumajang,(DOC)-Salah satu orang warga Pasuruan mengambil motornya yang telah ditemukan tim Cobra Polres Lumajang.

Muhammad Mukhlas (27) dirinya mengaku mendapatkan informasi sepeda motor telah ditemukan setelah mendapat informasi melalui Grup Sahabat MAS.

Muklas mengatakan, kejadian hilang motor Honda Beat terjadi pada Bulan Agustus 2017, saat itu dirinya memakir kendaraannya diteras untuk melaksanakan sholat Maghrib, namun setelah melaksanakan shalat sepeda motornya telah hilang.

Dia menuturkan, sepeda motor tersebut adalah hasil jerih payahnya sebagai buruh di salah satu pabrik di Kabupaten Pasuruan.

"Terlebih, motor tersebut juga hilang beberapa bulan seusai ia melunasi kreditnya atau dalam kata lain sudah tak bisa mengklaimkan asuransi jika terjadi kehilangan kendaraan bermotor," ujar Muklas.

Dia menambahkan, saat dirinya datang ke Mapolres Lumajang awalnya ia tak yakin dengan motor Honda Beat yang ditemukan oleh Tim Cobra miliknya karena miliknya berwarna hitam sedangkan yang di temukan Tim Cobra adalah motor berwarna merah.
"Namun saat dilihat nomor rangka serta nomor mesin nya, memang motor tersebut adalah milik saudara Muklas," terangnya.

Sementara itu, Kapolres Lumajang AKBP Muhammad Arsal Sahban mengatakan, bahwa motor milik Muhammad Mukhlas ini merupakan hasil operasi motor bodong door to door di Desa Boreng, Kecamatan Lumajang kota.

"Saya sendiri yang memimpin razia motor tersebut di desa Boreng. Waktu itu saya sempat bimbang saat akan mengamankan motor tersebut karena ibu pemilik kendaraan tersebut mengatakan STNK serta BPKB motornya dibawa suaminya ke Kalimantan," ungkapnya.

Disaat itu, Dia juga mengaku kalau motor tersebut dibeli seharga Rp 9,5 juta. ditambah anaknya yang masih kecil menangis secara histeris saat motornya saat akan dibawa.

"Tapi ternyata, motor yang dipakainya tersebut adalah motor curian 2 tahun lalu di Pasuruan. pemiliknya adalah Saudara Muklas warga pasuruan,”ujar Arsal.

Kapolres mengingatkan, kepada masyarakat Lumajang untuk tidak menggunakan motor bodong, karena motor yang digunakan adalah hasil kejahatan.

"Artinya sama saja anda sebagai bagian dari pelaku kejahatan," tegas Arsal.





Posting Komentar

0 Komentar