Door To Door Desa Boreng, Tim Cobra Amankan Sepeda Motor Diduga Hasil Curian

Kapolres periksa sepeda motor
Lumajang,(DOC)- Usai melaksanakan operasi motor bodong di Pasar Hewan Patok Lumajang, tim Cobra Polres Lumajang langsung melakukan Door to door di Desa Boreng, Kecamatan Lumajang, Kabupaten Lumajang, Jumat (12/7/2019).

Operasi tersebut dipimpin Kapolres Lumajang AKBP Muhammad Arsal Sahban.

Dalam perjalanan menuju Desa Boreng petugas berhasil merazia 4 motor bodong, selain itu juga tim cobra juga amankan 1 dua Komix berisi 30 sachet dari tangan pemuda saat itu diamankan Polisi.

Selanjutnya, tim cobra langsung menuju Desa Boreng dan memeriksa seluruh sepeda motor yang ada di depan rumah.

Namun saat operasi door to door berlangsung selama 1 jam, polisi temukan 1 motor bodong yang diamankan di rumah SNA. Saat dilakukan pemeriksaan terdapat kunci staternya telah rusak.

"Kunci stater sepertinya dirusak dengan menggunakan kunci T, sedangkan rangkanya ada upaya untuk diamplas, kuat dugaan sebagai hasil curian," Terang Kapolres Lumajang AKBP Muhammad Arsal Sahban dilokasi.
Kunci stater yang sudah rusak

Saat ditanya Kapolres, SNA mengaku surat-surat kendaraannya dibawa suaminya di Kalimantan, dan BPKB ada dibank.

“yang beli motornya bukan saya, tapi suami saya. STNKnya dibawa suami saya kerja ke kalimantan. kalau BPKBnya ada di Bank. nanti saya telpon suami saya. kalau mau dibawa, silahkan dibawa sama tim cobra” ujar SNA dengan pucat.

Kapolres Lumajang AKBP Muhammad Arsal Sahban mengatakan, dari hasil operasi door to door di Desa Boreng ditemukan 1 motor honda beat tahun 2017 yang lubang kunci staternya telah dol, seperti bekas dirusak menggunakan kunci T.

"Nomor rangka juga ada upaya di amplas. kuat dugaan, motor ini hasil kejahatan,” jelasnya.

Baca Juga : Menyisir Pasar Hewan Patok, Tim Cobra Amankan 19 Motor Bodong

Lebih lanjut, Kapolres menjelaskan, untuk memutus mata rantai peredaran motor bodong, saya akan terus melakukan operasi motor bodong Door to Door dari rumah-kerumah. Karena Semakin banyak peminat motor bodong maka suplai motor bodong juga akan meningkat. masalahnya, suplai motor bodong diperoleh dari aksi kejahatan seperti begal maupun curanmor.

"Saya harap masyarakat tidak bangga menjadi bagian dari pelaku kejahatan. membeli motor bodong sama dengan bagian dari pelaku kejahatan dan dapat dikenakan pasal 480 KUHP yaitu sebagai penadah dengan ancaman 4 tahun penjara,” pungkas Arsal (mam)

Posting Komentar

0 Komentar