Banyaknya Motor Bodong Noka dan Nosin Dirusak, Polres Lumajang Datangkan Tim Labortarium Forensik

Tim Forensik periksa nomer kendaraan sepeda motor yang dirusak
Lumajang, (DOC) - Hasil operasi motor bodong door to door yang dilakukan oleh Tim Cobra Polres lumajang berhasil mengamankan ratusan kendaran bodong.

Puluhan diantarannya nomor rangka (Noka) dan nomor mesinnya (Nosin) dirusak sehingga sulit untuk di deteksi pemiliknya.

Untuk memudahkan pengecekan kepemilikan kendaraan bodong tersebut, Polres Lumajang,  Sabtu (20/07/2019) kemarin sampai mendatangkan Tim Laboratorium Forensik (Labfor) Polda Jatim

Ada 4 orang untuk mendeteksi nomor rangka dan nomor mesin yang telah dirusak tersebut. Tim Labfor Polda Jatim di pimpin oleh AKBP Tony, ST.MT

Untuk menimbulkan noka / nosin yg di rusak, Tim Labfor memberikan cairan kimia khusus milik Labfor. Setelah di beri cairan tersebut selama kurang lebih 30 menit, noka / nosin yang asli dapat ditimbulkan dengan menyiram air biasa.

Sedangkan untuk melihat hasilnya, petugas memerlukan bantuan kaca pembesar dan kamera dengan ketajaman atau titik fokus yang baik.

Jadi secara kasat mata masih sulit membacanya mengingat angka atau huruf yang di timbulkan sangat tipis sekali.

Dari 23 kendaraan bermotor yg dicek, 18 kendaraan berhasil di identifikasi nomor kendaraan serta nomor mesin nya. Sedangkan sisanya, masih belum berhasil ter identifikasi.

Terpisah, Kapolres Lumajang AKBP DR Muhamamad Arsal Sahban SH SIK MM MH mengatakan semua cara akan me lakukan untuk dapat mengembalikan motor bodong kepada pemiliknya yang sah

"Saya datangkan rekan dari Laboratorium Forensik Polda Jatim ke Lumajang karena barang bukti kendaraan yang dirusak nomor rangka dan nomor mesinnya sangat banyak," ujarnya ketika dikonfirmasi, Minggu (21/7/2019).

Semoga semua kendaraan yang di rusak nomor rangka dan nomor mesinnya dapat ter identifikasi kembali.

"Selanjutnya akan saya koordinasikan dengan Korps Lantas Mabes Polri untuk mendeteksi pemilik sah kendaraan-kendaraan tersebut. Pokoknya semua cara akan saya lakukan untuk dapat mengembalikan motor bodong kepada pemiliknya yang sah,"  tegas Arsal.

Lebih lanjut, Kapolres juga akan segera merilis alamat-alamat dari pemilik kendaraan melalui sosial media.

"Melalui sosial media, saya akan merilis semua kendaraan bodong yang berhasil kembali kami lacak nama pemiliknya dan alamatnya. ada lebih dari 50 kendaraan lagi yang sedang kami telusuri kepemilikannya," terangnya.

Besar harapan, pemilik dapat membaca kabar gembira ini  dan mengambil kendaraannya di Polres Lumajang.

"Semua tidak di pungut biaya sepeserpun. selama mampu menunjukkan tanda bukti kepemilikannnya, kendaraan langsung kami serahkan untuk dapat dibawa pulang," tutup Arsal

Sementara AKBP Tony, ST.MT ketua rombongan dari Tim Laboratorium Forensik mengapresiasi langkah Kapolres Lumajang

“Saya apresiasi langkah yang dilakukan oleh Kapolres Lumajang dalam memutus mata rantai begal dan curanmor. kehadiran kami kesini ingin membantu niat Kapolres supaya kendaraan-kendaraan yang disita, bisa dikembalikan kepada pemiliknya yang sah," ujarnya.

Selama proses tadi, sudah 18 kendaraan yang bisa di identifikasi nomor rangka dan nomor mesinnya.

"Masih ada sisa 5 lagi yang kami sedang cari cara untuk mengidentifikasinya,” ujar Tony.(Mam)

Post a Comment

0 Comments