-->

Iklan

https://picasion.com/

Abaikan Imbauan PVMBG, Seorang Pendaki Terjatuh di Gunung Semeru

, Selasa, Juli 30, 2019 WIB
https://picasion.com/
Lumajang,(DOC)-Pendaki bernama Galuh Cahya Rahbani warga Kabupaten Bangkalan, Madura terjatuh dan mengalami luka-luka di Gunung Semeru.

Pendaki tersebut terjatuh di sekitaran lereng Cemoro Tunggal dalam perjalanan turun dari puncak tertinggi di Pulau Jawa.

Kronologis kejadian bermula pada hari Sabtu (27/7/2019) dimana korban bersama 4 orang temannya berangkat dari Ranu Pani sekitar pukul 09.40 WIB menuju ke puncak Gunung Semeru. Namun sempat beristirahat sejenak di Ranu Kumbolo sekitar pukul 15.00 WIB, ke lima orang ini kembali melanjutkan perjalanan pukul 17.00 WIB.

Rombongan pun sampai di Pos Kalimati pukul 20.30 WIB. Namun di pos tersebut 3 orang memilih mendirikan tenda serta sisanya tetap ingin melanjutkan perjalanan.
Akhirnya korban pun kembali melanjutkan perjalanan bersama rekannya yang bernama Fathur Rozi. Ditengah perjalanan, ternyata Rozi tidak kuat dan memilih kembali ke Kalimati sedangkan korban nekat melanjutkan perjalanan sendirian.

Pada hari Minggu (28/7/2019) rombongan mendapatkan kabar bahwa rekannya Galuh terjatuh di lereng sekitaran Cemoro Tunggal pada saat perjalanan turun dari puncak Semeru. 2 orang rekannya pun turun ke Pos Ranu Pani untuk meminta bantuan, sedangkan 2 orang lain nya bersama pendaki lain naik membantu evakuasi dari Korban.

Akhirnya korban pun dapat di evakuasi hingga ke Pos Ranupani sekitar pukul 16.30 WIB. Pihak keluarga yang mendengar berita tersebut langsung datang ke Pos Ranu Pani dan membawa pulang korban untuk selanjutnya mendapat pengobatan lebih lanjut.

Terpisah Kapolres Lumajang Muhammad Arsal Sahban mengatakan pendaki yang mengalami kecelakaan tersebut memang telah melanggar himbauan daru pusat Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG).

"Pihak pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi telah mengeluarkan jarak aman dari pendakian yakni sejauh 2 KM dari bibir kawah Gunung Semeru," jelasnya.

Seharusnya para pendaki sudah sangat memahami dengan himbauan ini. Pihak keluarga juga menerima kejadian ini sebagai kecelakaan serta mengobati korban dengan biaya pribadi.

"Ini adalah alarm untuk pendaki lain yang ingin menaklukan Gunung Semeru agar lebih berhati hati,” ungkap Kapolres.

Sementara itu, AKP Joko Wintoro Kapolsek Senduro mengatakan, kejadian ini bukanlah yang pertama. "Titik aman pendakian adalah sampai Pos Kalimati. Sudah banyak pendaki yang terjatuh bahkan hilang di Gunung Semeru. Saya berharap semoga ini adalah kejadian yang terakhir yang hampir menyebabkan nyawa pendaki hilang," ujar Joko.(Mam)




Komentar

Tampilkan

Terkini