Tak Punya Uang Buat Lebaran, Pemuda Nekat Jambret

Rekontruksi: pelaku mengambil dompet korban
Lumajang,(DOC)-keinginan untuk merayakan hari raya Idul Fitri namun kantong kempis membuat pemuda Muhammad Taufik (24) warga Desa, Kecamatan Sumbersuko, nekat menjadi penjambret, pada Senin (3/6/2019) lalu, dia berada di wilayah Sokodono mencari mangsa.

Pada saat pelaku berada di depan POM Bensin Sukodono melihat seorang perempuan membawa sepeda motor lalu mengejar dari belakang kemudian mendahului melalui sebelah kiri.

Setiba di lokasi kejadian tepatnya di Jalan Sukarno Hatta, Kecamatan Sukodono tak jauh dari Polsek Sukodono pelaku menghentikan korban, dan mengambil dompet, dan HP korban diletakan di kemudian pelaku langsung melarikan diri ke arah utara.

Usai menggelar rekontruksi, Selasa (25/6/2019) tersangka Muhammad Taufik mengaku uang yang diambil didalam dompet Rp 1.600.000, dan Hanphone korban dijual dengan harga Rp 600.000, jadi total Rp 2.200.000.

"Saya menjambret karena tidak punya uang buat persiapan hari raya," Kata tersangka Muhammad Taufik.

Kapolres Lumajang AKBP Muhammad Arsal Sahban mengatakan, pelaku ini menunggu mangsanya berada di depan PoM Bensin Sukodono, kemudian melihat seorang perempuan membawa dompet diletakan dibolongan sepeda motor.

"Usai pengambil barang korban pelaku melarikan diri, dan Handphone korban dijual dengan harga 600 Ribu, sedangka surat penting seperti STNK, KTP dan surat lainnya dibuang ke dalam Ranu. Total tersangka membawa uang korban Rp 2.200 ribu," ujarnya kepada awak media usai gelar rekontruksi, Selasa (25/6/2019).

Motif tersangka ini adalah seorang perempuan yang melintas jalan raya dengan mengendarai sepeda motor dan membawa tas selempangan maupun dompet.

"Tersangka hanya satu kali melakukan aksi kejahatannya, karena tidak punya uang untuk merayakan hari Raya," tutur Arsal.

Usai menggelar rekontrusi tersangka langsung digelandang ke Mapolsek Sukodono. (Mam)






Posting Komentar

0 Komentar