Soal Pengadaan Istri, dan Uang, Polisi Akan Panggil Hartono dan Rasmi

Lumajang,(DOC)-Kapolres Lumajang AKB AKBP DR. Muhammad Arsal Sahban SH SIK MM MH mengaku kaget dengan pengakuan Hori (43) pelaku pembunuhan di Desa Sombo, Kecamatan Gucialit (11/6) malam kemarin/

Bagaimana tidak, pelaku dengan terus terang mengakui bahwa latar belakang dari pembunuhan itu adalah soal penggadaian istrinya kepada pria lain, yakni HR senilai Rp 250 juta

"Terlepas dari kasus pembunuhan itu tersebut, ini benar-benar membuat saya kaget. Ini baru pertama saya tahu sejak saya bertugas di Lumajang ada suami yang tega menjadikan istrinya sebagai jaminan hutang. Akal sehatnya dimana. Masak istri sendiri dianggap sebagai barang yang bisa dipindah tangankan begitu saja" ujar Kapolres Lumajang.

Kapolres Lumajang berjanji akan memanggil semua pihak yang ada kaitannya dengan kasus ini. Istri Hori, dan Hartono selaku penerima gadai juga akan dimintai keterangan.

"Semuanya akan kita panggil. Saya benar-benar ingin mengetahui bagaimana persoalan ini bisa terjadi. Ini soal moral, soal etika, masalah sosial, bukan sekedar masalah pembunuhan atau pinjam meminjam uang. Dan kejadian semacam ini jangan boleh terjadi lagi di Lumajang," ungkapnya.

Pihanya akan melakukan pendalaman terhadap kasus ini ini.

"Sesuai instruksi kapolres, Saya akan lakukan pemeriksaan terhadap istri hori dan hartono. Apakah ada proses penggadaian atau peristiwa lain yang menyebabkan pembunuhan tersebut,"  pungkas Hasran.(Mam)

Posting Komentar

0 Komentar