Istri Tersangka Hori Mengaku Merasa Ditelantarkan dan Dianiaya

kapolres saat mengintrogasi Lasmin
Lumajang,(DOC)-Pelaku pembunuhan salah sasaran, dan kasus penggadaian istri, pada Selasa (11/6/2019). Kapolres Lumajang langsung memanggil Hartono dan Lasmini ke Mapolres Lumajang, Jumat (14/6/2019).

Saat diinterogasi oleh Kapolres, ternyata ada fakta lain dibalik bahtera rumah tangga mereka.

Dalam pengakuan Lasmi, Hori sebagai suami tak pernah memberikan nafkah yang cukup. Selain itu, Lasmi juga mengaku sering mengalami penganiayaan pada tubuhnya, bahkan pernah menggunakan sabit.

Hori pun juga tak pernah memberi biaya untuk hidup seusai anak nya lahir (saat ini anak mereka berusia 7 tahun)

Bahkan,  Lasmi pun juga mengatakan bahwa Hori pernah menjual anaknya seharga 500 ribu Rupiah kepada seseorang pada saat berumur 10 bulan. Kebiasaan bermain judi melatar belakangi penjualan anak kandungnya tersebut.

Kapolres Lumajang AKBP  Muhammad Arsal Sahban mengatakan, bahwa dirinya mencium kemungkinan adanya perdagangan manusia.

“Sesuai keterangan saksi, yang merupakan istri tersangka, ternyata ada kemungkinan terjadinya human trafficking yang terjadi pada anak kandung mereka. Saya bersama Tim Cobra akan terus mengurai benang merah kasus ini,” Tegas Arsal.

Kapolres menyampaikan sebelumnya ada degradasi moral sangat luar biasa terjadi pada peristiwa. selain pembunuhan, ada informasi istri jadi jaminan, anak dijual dan kemungkinan adanya perzinahan.(Mam)

Posting Komentar

0 Komentar