Polisi Gelar Rekontruksi Penggerebekan Rumah Produksi Petasan, Kapolres Berjanji Akan Sikat Habis

Kapolres menujukan bb petq
Lumajang, (DOC) - Polres Lumajang menggelar rekontruksi penangkapan dua pelaku memproduksi mercon di Dusun Curah Lengkong,  Desa Curah Petung,  Kecamatan Kedungjajang,  Lumajang, Rabu (29/5/2019).

Rekontruksi penemuan rumah produksi petasan di pimpin Kapolres Lumajang AKBP Muhammad Arsal Sahban.

Dalam rekontruksi berlangsung menghadirkan dua tersangka yakni IR (23) dan MW (25). Rekontruksi dilakukan dirumah tersangka masing-masing.

Kapolres Lumajang AKBP Muhammad Arsal Sahban mengatakan,  dari hasil rekonstruksi, kedua pelaku tidak saling mengenal, dan masing-masing memproduksi petasan secara mandiri, walau rumah keduanya terpaut hanya kurang lebih 200 meter.

Tersangka MW ini menyembunyikan hasil petasannya di kandang kambing belakang rumahnya dengan dimasukkan kedalam karung. Sedangkan I.R menyembunyikan hasil petasannya di samping lemari pakaiannya.

Baca Juga: Tim Cobra Polres Lumajang Gerebek Rumah Produsen Petasan

"Keduanya memproduksi petasan seorang diri di rumah masing-masing," Ujarnya.

Dari tangan keduanya, petugas berhasil menyita 309 mercon dari berbagai ukuran serta 22 bungkus bahan baku pembuatan mercon seperti sumbu dan bubuk mesiu. "Kedua tersangka dan barang bukti langsung kita amankan di Mapolres Lumajang," Tutur Arsal.

Lebih lanjut, Kapolres Lumajang akan memberantas peredaran bahan peledak khususnya petasan di wilayah Lumajang.

“Produksi petasan secara home industri selain membahayakan bagi diri sendiri, juga dapat membahayakan orang lain. Diketahui pada hari minggu kemarin baru saja di kediri ada yang tewas karena memproduksi petasan. Saya tidak akan membiarkan ada warga Lumajang menjadi korban akibat memproduksi petasan, untuk itu kami akan bertindak sebelum adanya korban jiwa” ungkap Arsal.

Sementara, Kasat Reskrim AKP Hasran pihaknya akan memberantas peredaran bahan peledak khususnya petasan diwilayah Lumajang.

"Sudah banyak korban jiwa akibat petasan. dan sudah berulang-ulang kami sampaikan kalau petasan dilarang oleh hukum,” ujarnya.

Kedua tersangka akan terjerat pasal 1 ayat (1) UU Darurat RI No. 12 Tahun 1951 yang berbunyi, tanpa hak membuat, menyerahkan, menguasai, membawa, mempunyai persediaan, menyimpan, mengangkut, menyembunyikan dan mempergunakan bahan peledak untuk membuat petasan, dengan ancaman hukuman minimal 12 tahun penjara dan maksimal seumur hidup.

Diberitakan sebelumnya, Tim Cobra Polres Lumajang menggerebek rumah warga di Dusun Curang lengkong Desa Curahpetung Kecamatan, Kedungjajang Kabupaten yang dijadikan tempat produksi petasan/mercon. Dua orang berhasil diciduk dalam penggerebekan yang dilaksanakan pada Jumat (24/5/2019) malam.

Mereka adalah IR (23) dan Maw (25), keduanya warga Dusun Curang Lengkong, Desa Curahpetung, Kecamatan Kedungjajang. Kedua tersangka ditangkap saat sedang memproduksi mercon.(Mam) 

Posting Komentar

0 Komentar