Polisi Gelar Rekontruksi Pencurian Sepada Motor, Hasil di Jual Melalui Media Sosial

tersangka meragakan aksi mencuri sepeda motor
Lumajang,(DOC)-Tim Cobra Polres Lumajang menggelar rekontruksi pencurian sepeda motor di pakiran kantor Dispora Kabupaten Lumajang, Kompleks Stadion Semeru, Rabu (15/5/2019).

Dalam rekontruksi ini memeragakan oleh dua pelaku yakni Senapon (28) warga Desa Kalisemut, Kecamatan Sukodono, dan Ahmad Fatoni warga Desa Sumberejo, Kecamatan Sukodono.

Pelaksanaan rekontruksi tersebut dipimpin Kapolres Lumajang AKBP Muhammad Arsal Sahban, dan Kasat Reskrim Polres Lumajang AKP Hasran.

Rekontruksi yang berlangsung dihalaman pakir kantor Dispora kedua pelaku memperagakan aksinya. Pertama tersangka Ahmad Fatoni menelpon tersangka Senapon untuk diajak kerja mencari sepeda motor.

Kemudian Ahmad Fathoni menjemput Senapon di rumahnya di Desa Kalisemut Kecamatan Padang menggunakan motor Honda Beat hitam milik Ahmad Fatoni, selanjutnya keduanya berangkat ke stadion Semeru untuk mencari sepeda motor incaran yang akan dicuri.

Sesampai di Stadion Semeru mereka langsung menuju tempat pakir yang berada di Dispora Kabupaten Lumajang.

Sesampai di tempat parkir, Fatoni turun dari motor sedangkan Senapon menunggu dimotor untuk jaga-jaga jika ada yg memergoki, selanjutnya Fatoni masuk ke areal parkir, dan melihat sekeliling, memastikan tidak ada cctv yang dapat merekam aksinya.

Usai melihat sekelilingnya tidak ada CCTV, Fatoni kemudian mencari sepeda motor yang dikunci stang kearah kiri.

Kemudian tersangka berhasil membawa kabur sepeda motor Yamaha Vega R dengan menggunakan kunci T. Setelah hidup sepeda motor langsung dibawa kabur menuju rumahnya di Desa Sukorejo, Kecamatan Sukodono.

Kapolres Lumajang AKBP DR. Muhammad Arsal Sahban SH, SIK, MM mengatakan, berdasarkan keterangan kedua tersangka telah melakukan aksinya di 13 TKP.

“Tersangka Fatoni mengakui telah melakukan aksi curanmor di 13 TKP, dan sasarannya adalah lokasi-lokasi parkir motor yang tidak dipasang CCTV," terangnya.

Uniknya , sebagian besar hasil kejahatannya dijual melalui facebook groups jual beli motor di lumajang.

"ini artinya, peminat motor bodong sangat besar dilumajang. ini yang harus kita luruskan, karena suplai kendaraan bodong ini melalui aksi kejahatan," tegas Arsal.

Sementara Kasat Reskrim Polres Lumajang AKP Hasran mengatakan akan mencari para pelaku yang lain dengan menyelidiki melalui social media.

“Pelaku mengakui menjual hasil curiannya melalui social media Facebook. Kami akan telusuri pengakuan tersebut, sehingga dapat mengungkap para pelaku yang lain maupun para penadah motor curian tersebut” ungkap pria yang juga menjabat sebagai Katim Cobra tersebut.(Mam)

Posting Komentar

0 Komentar