Gerebek Rumah Miras, Polisi Temukan Vodka Disembunyikan Dalam Tong Sampah

Kapolres Lumajang menunjukan barang bukti miras
Lumajang, (DOC) - Kepolisian Resort Lumajang menggerebek rumah produksi minuman keras (Miras) jenis Vodka yang disimpan di dalam tong sampah. 

Penggerebekan ini setelah polisi mendapatkan informasi penjualan miras di salah satu toko "Wahyu" di Jalan Diponogoro, Kelurahan Jogoyudan Lumajang. 

Didalam toko polisi menemukan sekitar 30 botol miras dengan berbagai jenis antara lain anggur kolesom, anggur merah, arak singaraja dengan kadar alkohol bervariasi dari 14 - 17 %.

Selanjutnya,  tim cobra Polres Lumajang langsung bergerak salah satu rumah. Di belakang kebun rumah polisi menemukan satu dos miras jenis vodka dengan kadar 40% yang disembunyikan di tong sampah.

Tidak cukup disitu saja,  setelah mendapatkan keterangan, tim cobra Polres Lumajang langsung ke gudang penyimpanan miras yang berada di daerah Jagalan, Kelurahan Jogoyudan dan disana petugas menemukan 2 dos anggur kolesom dengan jumlah 24 botol yang belum sempat didistribusikan.

Ditempat ini juga polisi mengamankan 1 unit sepeda motor yamaha FIZ R mengingat sepeda motor tersebut sangat mencurigakan. 

"Dari plat nomor yang terpasang tidak sesuai dengan yang tertera di STNK dan juga tidak sama dengan yang tertera di BPKB semua berbeda. Adapun plat nomor yang melekat di motor tertera N 3926 ZF, di STNK tertera W 4754 PQ, dan di BPKB tertera W 4331 GO," terang Kapolres Lumajang AKBP Muhammad Arsal Sahban saat memimpin penggerebekan. 

Kemudian barang bukti miras dan sepeda motor tersebut diangkut ke Mapolres Lumajang untuk dilakukan penyelidikan lebih lanjut.

Lebih lanjut,  Kapolres Lumajang mengatakan akan meningkatkan operasi miras menjelang bulan suci ramadhan.

"Saya ingin suasana bulan ramadhan tidak dinodai oleh pesta miras. Jajaran polsek juga saya perintahkan untuk melakukan hal serupa. Kapolres sudah memberikan contoh dengan memimpin langsung operasi miras. Jajaran polsek harus melakukan hal yang sama dan dipimpin langsung oleh para kapolsek,” ungkap Arsal

Kapolres menhimbau kepada masyarakat Lumajang untuk menghindari pesta miras karena miras merupakan pemicu terjadinya kejahatan. Hal ini dikarenakan miras dapat menghilangkan rasionalitas kita sehingga dengan mudah berbuat kejahatan, karena perbuatannya sudah diluar kontrol dirinya sendiri.

“Untuk itu saya himbau juga kepada para kepala desa diwilayah Lumajang untuk menugaskan satgas keamanan desa ( SKD ) agar membubarkan bila mengetahui adanya pesta miras yang  terjadi diwilayahnya dan laporkan kepada kami bila melihat kelompok - kelompok yang melakukan pesta miras." tegas Arsal.

Sementara itu,  Kasat sabhara AKP Jauhar Maarif S,Sos selaku ka Tim Cobra preventif mengatakan ini merupakan perintah kapolres lumajang untuk menggalakkan patroli miras, 

"Kami lakukan terus menerus kegiatan operasi miras dan akan saya lakukan setiap hari. Saya beserta jajaran Cobra preventif akan selalu siap melaksanakan kebijakan kapolres Lumajang." Tegas Jauhar Maarif.(Mam) 


Posting Komentar

0 Komentar