Razia Gabungan, Amankan Dua Pemuda Bawa Sajam

Tersangka bersama barang bukti
Lumajang,(DOC)-Tim gabungan terdiri anggota Polres, Kodim 082, dan Satpol PP Lumajang melakukan operasi gabungan di Cafe-Cafe Jalan Toga Barat, Lumajang, Minggu (7/4/2019) malam.

Alhasil tim gabungan berhasil mengamankan 2 orang pemuda yang kedapatan membawa sajam jenis clurit, parang, dan keris

Kedua pemuda berhasil diamankan yakni Andreanus Yohanes Jo Tonggo (19) warga Desa Condro Kecamatan Pasirian Kabupaten Lumajang dan berinisial GT ( 17) warga Desa Kutorenon, Kecamatan, Sukodono Kabupaten Lumajang.

Saat dilakukan razia, tersangka Andreanus sendiri kedapatan membawa dua sajam sekaligus, yakni sebilah parang serta sebilah keris. Sedangkan tersangka GT juga ditemukan sebilah celurit yang disembunyikan dibalik bajunya.

Keduanya pun langsung digiring petugas menuju Mapolres Lumajang untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.

Kapolres Lumajang AKBP DR Muhammad Arsal Sahban SH SIK MM MH mengatakan bahwa dua orang yang diamankan oleh petugas ini ditengarai sebagai pelaku begal.

“Keduanya kami amankan saat berada di cafe Jalan Toga sekitaran Stadion Lumajang. Orang-orang seperti ini harus kita waspadai, karena mereka membawa senjata tajam jenis clurit dan parang yang menjadi senjata andalan para pelaku begal. Mereka juga ditemukan dalam keadaan mengkonsumsi minuman keras, sehingga kami punya keyakinan kalau mereka akan mencari target untuk begal pemilik ranmor,” tandasnya.

Baca Juga: 111 Sepeda Motor Diamankan Hasil Ungkap Begal, Curanmor dan Operasi Gabungan

Dikonfirmasi terpisah, Kompol Eko Hari Suprapto Kabag Ops Polres Lumajang yang memimpin jalannya operasi gabungan selama 1 minggu terakhir ini.

Pihaknya terus melakukan patroli dan menyisiri daerah-daerah rawan kriminalitas di wilayah Lumajang.

"Dari kegiatan operasi gabungan 1 minggu terakhir ini mengamankan puluhan kendaraan tanpa dilengkapi surat-surat, dan menangkap 2 pemuda mabuk yang membawa senjata tajam serta menangkap penyalahguna narkoba jenis pil koplo. Semuanya akan kami serahkan ke fungnsi lantas, serse dan Narkoba untuk dilakukan pengembangan lebih lanjut,” ujar Eko. (Mam)

Posting Komentar

0 Komentar