Polisi Bersenjata Laras Panjang Jaga Setiap PPK

Anggota polisi bersenjata lengkap jaga tempat PPK
Lumajang,(DOC)-Setiap Panitia Pemilihan Kecamatan  (PPK) di Lumajang, dijaga ketat aparat TNI -Polri bersenjata laras panjang. Siaga penuh ini dilakukan Polres Lumajang supaya tidak ada pihak-pihak tak bertanggung jawab membuat kericuhan hingga berbuat curang.

“Penjagaan di PPK sangat ketat. Hal ini kami berlakukan sampai kegiatan plano di PPK selesai, dan selanjutnya kotak suara didorong ke KPU Kabupaten Lumajang,” tegas Kapolres Lumajang AKBP Muhammad Arsal Sahban.

Terlihat semua PPK dijaga oleh aparat dari TNI dan Polri dengan menggunakan senjata laras panjang. Dan pengamanan  Linmas dan Satgas Keamanan Desa (SKD), dimana semuanya dibawah kendali kapolsek.

Sesuai instruksi kapolres bahwa kapolsek wajib menginap 24 jam di PPK selama kotak suara masih belum dikirim ke kantor KPU Lumajang.

"Jadi tugasnya menjaga kotak suara dan mengamankan proses jalannya rekapitulasi pemungutan suara di PPK bersama-sama dengan TNI, Polri,Linmas dan SKD.

Lebih lanjut, Kapolres Lumajang pihaknya tidak ingin kecolongan. Jangan sampai ada orang - orang yang mencoba mengganggu jalannya proses rekapitulasi penghitungan suara.

"Jangan sampai ada orang yang berupaya melakukan sabotase ke gudang penyimpanan kotak suara. Siapapun yg berani mengganggu proses pemilu serentak ini akan saya tindak tegas. Team cobra sudah saya sebar ditiap PPK dan juga melakukan patroli secara rutin, " ungkap Arsal.
Tampak anggota TNI dan Polri berjaga-jaga

Selain petugas pengamanan yang khusus bertugas di PPK, juga buat 5 team Patroli sesuai dengan jumlah Rayon.

"Ada 5 rayon rute Patroli yaitu Rayon Utara, Rayon Selatan, Rayon Barat, Rayon Timur dan Rayon Tengah. Tiap rayon terdiri dari 26 personil yaitu 18 Anggota Polri, 4 TNI, dan 4 Satpol PP. Tugasnya melakukan Patroli sesuai dengan wilayah rayonnya. Dimana tiap rayon terdiri dari 5 sampai 6 PPK. mereka juga dipersenjatai lengkap," Ujar Arsal.

Dia menghimbau bagi masyarakat yang ingin menyaksikan jalannya proses rekapitulasi pemungutan suara, bisa melihat dari luar area pelaksanaan rekapitulasi. setiap orang yang masuk kedalam area rekapitulasi pemungutan suara dilakukan screaning terlebih dahulu oleh Anggota Polri dan TNI yang menjaga di PPK.


"Dimana mereka wajib mengisi buku yang memuat identitasnya dan tugasnya dalam proses rekapitulasi perhitungan suara. Didalam area rekapitulasi pemungutan suara juga dilarang merokok untuk mengantisipasi terbakarnya kotak atau kertas suara yang ada," pungkas Arsal.

Saat ini semua PPK yang jumlahnya 21 PPK malaksanakan proses rekapitulasi pemungutan suara pemilu. Setiap PPK  membuat 4 kelompok proses rekapitulasi perhitungan suara, yang tiap kelompoknya terdiri dari 3 unsur, meliputi unsur penyelenggara yaitu Anggota Panitia Pemungutan Suara ( PPS ) dan Sekretariatnya, unsur Pengawas yaitu Panitia Pengawas Desa (PPD) dan Pengawas Tempat Pemungutan Suara ( PTPS )

Serta unsur saksi yaitu saksi yang diutus oleh masing - masing partai dimana tiap partai maksimal mengirim 2 orang saksi.(Mam)

Posting Komentar

0 Komentar