Masyarakat Harus Turut Perangi Sampah

Lumajang,(DOC)- Sampah merupakan masalah bersama. Peran serta masyarakat adalah kunci keberhasilan untuk memerangi masalah sampah tersebut. Hal itu disampaikan ketua TP PKK Kab. Lumajang Musfarinah Nuryatin Thoriq, M. Pd., saat Sosialisasi Pengelolaan sampah dengan sistem 3R (Reduce, Reuse dan Recycle), di Desa Sumberjo, Kecamatan Candipuro, Senin (22/4/2019).

"Penyelesaian masalah sampah bukan hanya pada Pemerintah saja, melainkan juga keikut sertaan masyarakat, sebagai kunci keberhasilan untuk memerangi sampah," katanya.

Ny. Musfarinah mengungkapkan, bahwa, faktor penyebab utama rendahnya pengurangan sampah, adalah kurangnya peran serta masyarakat dalam mengelola sendiri, seperti pengolahan sampah organik maupun anorganik.

Dilihat dari hasil Evaluasi Kinerja Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kab. Lumajang pada 2018, kegiatan pengurangan sampah tergolong rendah, yaitu 3,7% atau 15.200 Ton per tahun. Hal ini dapat dibuktikan dengan banyaknya sampah yang masuk ke TPA tanpa dilakukan pengolahan terlebih dahulu.

Ny. Musfarina mengatakan, bahwa, pihaknya akan terus mengajak masyarakat untuk mengurangi sampah melalui program, "Merak Berlipstik" (Mengajak Rakyat bersihkan Limbah Plastik).

Ia menghimbau,  agar warga masyarakat, berperan aktif memerangi sampah yang ada di lingkungan maaing-masing.

Ia berharap, dengan adanya Sosialisasi tersebut, para peserta dapat mensosialisasikan kepada warga lain, untuk  mengurangi dan mengolah sampah plastik dengan baik.

"Mengelola sampah plastik sangat penting. apabila pengolahan sampah dapat dikelola dengan baik. Itu bisa menjadi sumber hasil perekonomian tersendiri bagi masyarakat," jelasnya.

Tujuan sosialisasi tersebut adalah untuk memberikan dan menumbuhkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya mengelola sampah. dengan pengelolaan sampah menggunakan sistem 3.(Mam)

Posting Komentar

0 Komentar