Pelaku Yang Ditembak Polisi Jual Hasil Curian Secara Online

Tersangka dengan kondisi diperban 
Lumajang,(DOC)-Tim Cobra Polres Lumajang berhasil menangkap Ahmad Fatoni (20) dan Muhammad Shodiqin (24),warga Desa Sumberejo, Kecamatan Sukodono. Keduanya pelaku curanmor yang meresahkan masyrakat Lumajang, dan Jember.

Bahkan, polisi menghadiahi kedua pelaku dengan timah panas di kakinya lantaran melakukan saat hendak akan ditangkap.

Dari data informasi di kepolisian , kedua pelaku telah menjalankan aksinya sebanyak 13 kali, baik yang berada di wilayah Lumajang, maupun Jember.

"Menurut pengakuan pelaku, motor hasil curian biasa mereka jual secara online Media Sosial Facebook," Ujar Kasat Reskrim Polres Lumajang AKP Hasran.

Tersangka Fatoni yang biasa memasarkan motor curian dengan memanfaatkan media sosial. Ia mengaku sudah berhasil menjual sepeda motor hasil curian.

"Pelaku menjual sepeda motor curian secara online dengan harga 1,5 juta," terang Hasran.

Sementara lima unit sepeda motor yang belum dipasarkan oleh kedua pelaku, diamankan di Mapolres Lumajang.

"Tim cobra saat ini akan melanjutkan cari dan temukan pelaku lainnya yang terkait dengan jual beli online," ujar Kasat Reskrim.

Sementara itu, Kapolres Lumajang AKBP Muhammad Arsal Sahban mengatakan, penangkapan ini berawal tim cobra Polres Lumajang melaksanakan patroli yang dipimpin Kasat Sabhara AKP Jauhar yang mengamankan kendaraan sepeda motor tak dilengkapi surat-surat.

"saat itu tertangkap tangan menggunakan sepeda motor merk Honda Beat Warna merah tanpa Nopol dan tanpa kunci kontak (rusak) sedang melintasi jalan LJS, selanjutnya dilakukan pengembangan oleh Tim Cobra dipimpin langsung oleh Ka Tim Cobra Polres Lumajang AKP Hasran," terang Kapolres.

Atas Perbuatan yang dilakukan kedua pelaku dijerat pihak kepolisian dengan Pasal 363 KUHP tentang pencurian dengan pemberatan, dengan ancaman hukuman penjara maksimal selama 7 tahun.(Mam)

Posting Komentar

0 Komentar