Kasus Carok Berebut Janda di Lempeni Berakhir Damai

Solikin dab Mahfud bersalaman di hadapan Kapolres Lumajang
Lumajang, (DOC) - Satreskrim Polres Lumajang menghentikan kasus carok yang terjadi di Dusun Kalipancing,  Desa Lempeni,  Kecamatan Tempeh yang terjadi pada 4 Januari 2019 lalu.

Kasus carok melibatkan Solikin (40) warga Dusun Kedungpakis, Desa Pasirian, dan Mahfud (30) warga Dusun Krajan,  Desa Selok Awar-Awar,  Kecamatan Pasirian.

Karena kebijaksanaan Kapolres Lumajang dan demi rasa kemanusiaan tindak pidana kasus carok tersebut dihentikan.

Kedua belah pihak mengakui kesalahannya dan memilih jalan berdamai dan juga Tatik selaku janda yang menjadi dambaan hati keduanya juga memutuskan tidak memilih salah satu dari mereka dan memilih jalan tengah untuk saling berteman satu sama lain.

Mahfud dan Solikin menyadari kesalahannya dan memutuskan tidak kembali memperebutkan Tatik karena masih ada anak anak mereka yang memerlukan merekan untuk diberi nafkah oleh ayah mereka.

Kapolres Lumajang AKBP DR Muhammad Arsal Sahban SH SIK MM MH menerangkan bahwasanya ada hal yang membuatnya harus menghentikan kasus ini karena Solikin dan Mahfud telah menyadari kesalahan, dan memilih jalur damai.

Dimana mereka berdua juga masih memiliki anak yang harus dihidupi, sehingga jauh lebih bijak bila kasus tidak kami lanjutkan atas dasar Restorative Justice yaitu penyelesaian pidana di luar peradilan.

"Apalagi mereka sebenarnya sebagai pelaku juga sebagai korban dalam kasus ini. Saya berharap semoga tidak ada lagi menyelesaikan masalah dengan cara carok dilumajang,” terang Arsal.

Kapolres menambahkan jika hal seperti ini terfikirkan dari awal maka kejadian seperti ini tidak akan terjadi.

"Oleh karena itu dalam menghadapi segala hal seyogyanya kita menyelesaikan masalah dengan kepala dingin," tambah Arsal.

Sebelumnya, Permasalahan berakar dari persoalan cinta yang membuat dua pria gelap mata sehingga melakukan aksi carok 1 lawan 1.

Dalam kejadian yang terjadi keduanya adalah pelaku dan keduanya adalah korban karena berusaha saling menyerang  mengakibatkan keduanya pula terluka parah sehingga harus mendapat perawatan intensif yang cukup lama di RS Bhayangkara.(Mam)







Posting Komentar

0 Komentar