10: Identitas Mayat Tanpa Busana di Sungai Menjengan Terungkap

Identitas Mayat Tanpa Busana di Sungai Menjengan Terungkap

Kasat Reskrim AKP Hasran temui pihak keluarga korban di ruang jenazah
Lumajang, (DOC) - Identitas mayat perempuan ditemukan tanpa busana dialiran sungai Menjengan, Dusun krajan, Desa Wonocepokoayu, Kecamatan Senduro, Kabupaten Lumajang, Senin (11/3/2019).

Mayat tersebut diketahui bernama Muliha (60) warga Desa Grobogan,  Kecamatan Kedungjajang, Lumajang yang sempat hilang pada 28 Februari 2019.

Identitas tersebut diketahui dari keluarga korban yang mengetahui dari media sosial yang selanjutnya mendatangi rumah sakit Dr. Hariyoto Lumajang.

"Saya mengatahui dari media sosial Facebook bahwa ditemukan jasad wanita tanpa busana di sekitaran Kecamatan Senduro. Keluarga pun langsung mengkroscek kebenaran berita tersebut ke Polsek Senduro," kata Didik Suyanto (46).

Selanjutnya, Bersama petugas,keluargapun diantar ke RSUD Haryoto Lumajang untuk memastikan korban adalah keluarganya atau bukan karena sejak pagi korban memang langsung dievakuasi ke rumah sakit tersebut.

Setelah berada di kamar jenazah, keluargapun langsung membenarkan bahwa jasad yang dimaksud adalah keluarganya.

Kapolres Lumajang AKBP Muhammad Arsal Sahban ketika di konfirmasi mengatakan, bahwa pihak keluarga telah legawa dengan kejadian ini.

“Semalam pihak kami yang dipimpin Kasatreskrim langsung mengembalikan jenazah ke keluarga korban setelah keluarga telah mengikhlaskan kepergian korban, tidak menuntut apapun, " ujarnya,  Selasa (12/3/2019).

Berdasarkan keterangan pihak keluarga sendiri, memang korban mengalami gangguan agak pikun, sehingga sejak hari Kamis tanggal 28 Februari 2019 lalu korban meninggalkan rumah tanpa pamitan.

"Saya pastikan tak ada unsur pembunuhan ataupun criminal yang lain yang menjadi penyebab kematian dari korban tersebut,"  tegas Arsal.

Kasat Reskrim Polres Lumajang AKP Hasran mengatakan tak ditemukannya unsur pembunuhan pada tubuh korban.

“Tim kami telah mengidentifikasi tubuh korban, dan tidak ditemukan adanya unsur yang menguatkan bahwa korban meninggal karena pembunuhan. Hanya ada sedikit luka di kepala korban, yang kami tengarai karena benturan dengan batu disungai. Keluarga juga telah ikhlas dengan kepergian korban, jadi kasus ini dapat dihentikan sampai disini.” tandas Hasran sebagai Katim Cobra.(Mam)

Post a Comment

0 Comments