10: Aksi Lilin, PMII Cabang Lumajang Kutuk Keras Penembakan Brutal di Masjid New Zealand

Aksi Lilin, PMII Cabang Lumajang Kutuk Keras Penembakan Brutal di Masjid New Zealand

Puluhan mahasiswa PMII menggelar aksi di Perempatan Adipura
Lumajang,(DOC)-Sejumlah mahasiswa tergabung pergerakan Mahasiswa Islam (PMII) Kabupaten Lumajang menggelar aksi damai mengutuk keras aksi terorisme di New Zealand yang menewaskan puluhan orang.

Aksi digelar di Perempatan Lampu Merah Adipura, Jalan PB Sudirman Lumajang, Minggu (17/3/2019) malam.

Aksi PMII tersebut diawali Shalat Gaib dan Tahlil di Masjid Agung KH Anas Mahfudz Lumajang.

Usai melaksanakan salat gaib dan tahlil para mahahiswa PMII langsung melakukan orasi dengan membawa lilin, dan membacakan pernyataan sikap, dan dilanjutkan membaca Al-Quran.

Setelah itu, para mahasiswa tergabung dari pergerakan mahasiswa islam Indonesia langsung membawa puluhan lilim untuk melarung ke Sungai Kali Asem.

"Kita semua prihatin dan mengutuk keras aksi terorisme ini. Terlebih dilakukan kepada jamaah masjid yang sedang melaksanakan ibadah," kata ketua PMII Lumajang Syaiful Anwar.

Atas tindakan ini mengecam dan mengutuk keras ini tindakan terorisme atas dasar dan latar belakang apapun yang mencinderai nilai kemanusian.

"Tindakan kekerasan, membunuh dan menebarkan rasa benci bukanlah ajaran agama apapun, "ungkap Syaiful Anwar.
Puluhan mahasiswa melarungkan lilin ke Sungai Kali Asem

Dirinya menghimbau dan mengajak masyarakat Lumajang untuk tenang dan berfikir jernih serta tidak provokasi oleh ujar kebencian yang diedarkan melalu video di media sosial. Dan meminta untuk menghentikan penyebaran video kekejaman tindakan tersebut.

"Untuk itu, kepada masyarakat Lumajang untuk menjaga persaudaraan , mempererat persatuan dan merapatkan barisan untuk menolak kekerasan, terorisme dan ujaran kebencian yang bisa memecah belah persaudaraan," imbau Syaiful Anwar.

Hingga saat ini jumlah korban tewas terorisme bersenjata di Masjid Al-Noor dan Masjid Linwood bertambah menjadi 50 orang, setelah sebelumnya berjumlah 49 orang, diantaranya semua korban 2 orang merupakan warga Indonesia.(Mam)

Post a Comment

0 Comments