Peristiwa

header ads

Sakit Hati, Warga Aniaya Tetangga Sendiri

Lumajang,(DOC)-Polsek Pronojiwo, Kabupaten Lumajang menangkap Rustam (33) Warga Dusun Sumbersari, Desa Sepiturang, Kecamatan Pronjiwo.(9/1/2018).

Rustam ditangkap polisi lantaran diduga melakukan menganiaya M Fahmi Ishaqi (19), yang tak lain tetangganya sendiri.

Penganiayaan itu dilatar belakangi rasa sakit hati dan emosi. Rustam merasa sakit hati dan marah kepada Fahmi, setelah mengetahui pengakuan istri Rustam jika sang istri pernah disetubuhi Fahmi.Istrinya mengaku dipaksa oleh Fahmi. Mendengar cerita itu, Rustam dendam dan marah.

Tersangka yang sudah tersulut marah, tak lagi mengindahkan penjelasan korban dan langsung menganiaya korban dengan tangan kosong.

Kasus penganiayaan sendiri terjadi di rumah yang bernama Fatimah. Pada saat itu tersangka saat bersama istrinya mengendarai kendaraan truk, ketika melintasi depan rumah Fatimah, tersangka tak sengaja melihat Fahmi sedang berbincang dengan Fahmi.

Kemudian tersangka berhenti di depan rumah Fatimah dan turun dari kendaraan menuju rumah Fatimah.

Tersangka yang emosi langsung mendobrak rumah Fatimah menggunakan tangan hingga rusak. Tersangka angsung menghajar Fahmi yang ada di ruang tamu. Korban mengalami luka lebam pada pelipis mata sebelah kiri.

Penganiayaan itu langsung dihentikan oleh warga sekitar, dan melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Pronojiwo.

Kapolres Lumajang AKBP Muhammad Arsal Sahban yang dikonfirmasi melalui sambungan telepon, mengaku menyayangkan peristiwa yang terjadi di wilayah hokum Polsek Pronojiwo itu.

“Saya sangat memahami perasaan dari tersangka, di mana ia sangat emosi setelah mengetahui istrinya pernah diajak untuk melakukan hubungan layaknya suami istri. Namun demikian, seharusnya hal tersebut diserahkan kepada pihak yang berwenang. Karena negara kita adalah negara hukum, sudah sepatutnya segala permasalahan diselesaikan dengan jalur hukum, bukan dengan main hakim sendiri seperti itu,” tegas Arsal kepada D-onenews.com, Kamis (10/1/2019).

Atas kejadian tersebut, Rustam dijerat pasal Pasal 351 (1) KUHP tentang penganiayaan. Tersangka sendiri diancam dengan pidana penjara paling lama dua tahun delapan bulan.(Mam)





Posting Komentar

0 Komentar