Polres Lumajang Gelar Rekontruksi Kasus Pemerkosaan Anak di Bawah Umur

Polisi gelar rekontruksi di pemerkosaan anak dibawah umur di JLS
Lumajang,(DOC)-Polres Lumajang melakukan rekonstruksi kasus pemerkosaan anak dibawah umur asal Kunir, Lumajang, BS (17).

Rekonstruksi ini diperlukan untuk mengetahui fakta sesungguhnya karena antara keterangan 4 pelaku yang sudah tertangkap.

Keempat pelaku yang berhasil diamankan U (18) warga Pandanwangi, MN (23), AQ (24) dan MR (23) ketiga warga Desa Pandanarum.

Rekontruksi kasus pemerkosaan tersebut di gelar, Rabu (2/1/2019) siang di jalan persawahan, tepatnya di Jalan Lintas Selatan (JLS) Desa Pandanwangi, Kecamatan Tempeh.

Dalam rekontruksi berlangsung,  terungkap bahwa keempat pelaku sempat berpindah lokasi. Ini mereka lakukan karena sempat ada warga setempat yang melintas di lokasi TKP.

Karena takut pelaku kemudian berpindah tempat 200 meter dari lokasi TKP dan melanjutkan aksi bejatnya di kebun singkong sisi baratjembatan Selowangi penghubung Jalan Lintas Selatan.

Kapolres Lumajang AKBP DR Muhammad Arsal Sahban SH SIK MH MM mengatakan Awalnya korban bersama pacarnya berinisial BN mampir kebawah jembatan Selowangi dari Jembatan perak bertemu dengan 4 orang laki-laki yang tidak kenal saat itu sedang pesta miras. Di Lokasi pelaku memaksa BN untuk ikut minum.

Para pelaku dalam keadaan mabuk membawa korban yang sudah dalam keadaan mabuk dengan cara di bonceng dan duduk ditengah sepeda motor Honda Scoppy.

"Sekitar 1 Km dari lokasi semula tepatnya dikebun singkong sebelah barat jembatan selowangi jalan JLS, Korban diturunkan dari Sepeda motor dan disetubuhi secara bergantian," terang Arsal.

Para tersangka dikenakan Pasal 81 UURI No. 35 Tahun 2014 tentang perubahan atas UURI No. 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak dengan melakukan persetubuhan terhadap korban.

"Pelaku pun diancam pidana penjara minimal 5 Tahun serta maksimal 15 Tahun," Pungkas Arsal.(Mam)





Post a Comment

0 Comments