Lagi, Warga Menutup Akses Jalan Tambang Pasir

Lumajang,(DOC)-Puluhan warga dari Dusun Sudimoro, Desa Kalibendo, Kecamatan Pasirian, dan Dusun Uranggantung, Desa Jarit Kecamatan Candipuro meluapkan emosi dengan cara menutup akses jalan truk pengakut pasir.

Aksi warga menutup jalan tersebut membuat truk pengakut pasir mengantri berjejer tak bisa melewati jalan yang ditutup warga.

Aksi yang dilakukan warga ini dikarenakan banyak armada tambang yang menyebabkan polusi udara debu yang membahayakan kesehatan warga.

Selain itu, sering terjadi kemancetan dan kecelakaan lalu lintas yang ada di jalan desa tersebut.

Penutupan jalur tersebut adalah sebagai bentuk kekecewaan atas pembangunan jalan tambang yang sudah lama namun tak kunjung selesai.

Tak butuh waktu lama petugas kepolisian dan dibantu langsung menuju lokasi yang ditutup warga.

Saat petugas datang, warga telah menutup jalan dengan kayu serta berusaha membakar tumpukan kayu tersebut ditengah jalan.

Warga yang sudah berkumpul sejak pagi tadi tersebut tidak mau menggubris arahan dari petugas. Namun akhirnya polisi berhasil menenangkan warga agar bisa menyelesaikan permasalahan tersebut.

Terpisah, Kapolres Lumajang AKBP DR Muhammad Arsal Sahban SH SIK MH MM yang dikonfirmasi melalu selulernya menjelaskan, pihaknya sedang sedang menghadiri rapat bersama Kapolres jajaran dalam arahan dari Kapolda Jawa Timur dan saya menerima informasi Pagi ini situasi Urang gantung memang sempat memanas.

"Saya menghimbau warga agar menahan diri, karena saat ini pihak pemerintah daerah sedang membuatkan jalan untuk akses armada tambang. Rencananya besok hari Jumat (18/01) saya dan Bupati beserta Dandim akan mengecek secara langsung progress pembangunan jalan tambang yang dimaksud” ujar Arsal.

Lebih lanjut, Kapolres Lumajang menghimbau agar tidak sampai terjadi bentrok sesama warga lantaran permasalahan tersebut.

“Meskipun ini permasalahan yang cukup kompleks, saya yakin warga masih bisa bersabar sehingga tidak terjadi hal hal yang tidak kami inginkan. Serahkan permasalahan kepada kami untuk mendapatkan solusi terbaik bagi semua pihak dan saya besok akan turun langsung ke lokasi untuk ikut berembuk bersama masyarakat agar ditemukan titik temu dan jawaban terkait masalah ini” tutup Arsal.

Posting Komentar

0 Komentar