Inilah 14 TKP Dilakukan Rohmat Cs Si Begal Sadis dan Spesialis Rampok


Lumajang,(DOC)-Beberapa hari lalu tim Cobra Polres Lumajang berhasil meringkus pelaku Rohmat (36) warga Desa Karanglo, Kecamatan Kunir, Lumajang, dimana Rohmat dikenal perampok dan begal sadis yang tak segan-segan melukai korbannya.

Bahkan Rohmat sendiri pernah melakukan aksinya perampokan di rumah anggota polisi yakni Aiptu Kojin anggota Polsek Kencong Jember pada tahun 2013.

Meskipun pada saat itu korban melawan, namun dengan mudah Rohmat cs mengikat korban bersama istri dan dua anaknya serta menggondol dua sepeda motor.

Dari pengembangan kasus ternyata pelaku tersebut terbukti cukup kejam dalam melakukan aksinya demi mendapat harta jarahan dari korban korbannya.

Dari data di kopolisian Rohmat sendiri telah melakukan aksinya di 14 TKP.

Berikut 14 TKP dimana Rohmat melakukan aksi kejahatannya.

1)   Pencurian Desa Nguter Kecamatan Pasirian yang dilakukan bersama Sutik dan sampai sekarang masih DPO.

2)   Pencurian Hewan Dusun Bandul Desa Gucialit. Kali ini Rohmat melakukan aksinya bersama Sumoto dan Ikhwan yang keduanya sudah tertangkap.

3)   Perampokan di salah satu desa di Kecamatan Kencong Kabupaten Jember. Rohmat melakukan aksinya bersama 6 rekannya, dan seluruhnya berhasil ditangkap polisi.

4)   Perampokan di Dusun Wonolopo Gucialit. Rohmat beraksi bersama Efendi Pradana, sekarang dalam proses hukum, dan 3 pelaku lainnya yakni Misto, Mista dan Hisam. Seluruhnya tertangkap, kecuali Misto yang sampai sekarang masih buron.

5)   Aksi begal di jembatan Jugosari Kecamatan Candipuro yang dilakukan bersama Karianto, yang sampai sekarang masih buron.

6)   Aksi begal di Sumbersuko bersama Ponadi, yang sampai sekarang masih buron.

7)  Aksi Begal di area persawahan Desa Denok Kecamatan Lumajang berasma Ponadi

8) Begal di desa Pandanarum Kecamatan Tempeh bersama Efendi Pradana. Hadis, saat ini dalam proses hukum dan tiga rekan lainnya yang masih buron masing-masing Lisun, Wi dan Misto.

9)  Begal di Desa Pandanarum Keamatan Tempeh bersama Efendi Pradana dan Hadi, Santo, Misto yang masih DPO dan Nisam, yang sekarang sudah meninggal.

10) Aksi begal di desa Pandan Wangi Kecamatan Tempeh dengan sejumlah nama sebelumnya

11) Asi begal di Bagu Pasirian bersama sejumlah rekan lainnya

12) Perampokan di desa Kalisemut Kecamatan

13) Percobaan perampokan Rumah di desa Kalisemut Kecamatan Padang bersama Pinda dan Suparno yang keduanya masih DPO

14) Begal di jalan umum di dusun Saringan desa Jambe Arum Kecamatan Pasrujambe bersama Sutik dan Ponadi yang masih status DPO sampai saat ini.

Kasat Reskrim Polres Lumajang mengatakan, Kapolres sudah memerintahkan untuk mengejar semua pelaku.

"tidak boleh ada yang lolos. jangan sampai ada lagi diantara mereka yang melakukan aksinya lagi dilumajang," ujar Hasran yang juga sebagai katim cobra Polres Lumajang.(Mam)

Posting Komentar

0 Komentar