Dua Spesialis Pencuri Ayam Bangkok Tertangkap

Polisi tunjukan kandang ayam di lokasi
Lumajang, (DOC) - Team Crime Hunter Sat Reskrim Polres Lumajang berhasil menangkap dua orang pelaku pencuri ayam.

Dua pelaku berhasil diamankan yakni Kusnadi (28) dan Zainul Arifin (35), keduanya warga Dusun Sumbersari, Desa Jokarto, Kecamatan Tempeh.

Kedua pelaku berhasil dilumpuhkan saat sedang mengendarai sepeda motor di jalan raya Jokarto, Kecamatan Tempeh. Setelah itu keduanya di bawa ke Mapolres Lumajang.

Kejadian pencurian ayam terjadi, Sabtu (19/1/2019) milik Gudang Sumber Mas, Dusun Krajan Desa Besuk Kecamatan Tempeh Kabupaten Lumajang. Kedua pelaku ini berhasil membawa 19 ekor ayam bangkok import yang ditaksir total mencapai harga 200 juta Rupiah.

Saat diintograsi kedua pelaku mengaku telah berulang kali melancarkan aksi pencurian ayam bangkok impor di wilayah hukum Polres Lumajang. Salah satunya mengaku mencuri ayam bangkok impor di wilayah Pulo, Kecamatan Tempeh

"Mereka tak hanya mencuri ayam Bangkok impor, tetapi juga menggasak ayam jago kampong milik warga Desa Pulo Kecamatan Tempeh. Keduanya beralasan mencuri ayam Bangkok impor selain memiliki daya jual yang sangat tinggi, tetapi juga mudah dalam membawa kabur curianya tersebut," Ujar Kasat Reskrim Polres Lumajang AKP Hasran.

Selain melakukan pencurian ayam, dari keterangan pelaku juga mengaku telah melakukan pencurian sepeda motor di wilayah Kunir. Kecamatan Kunir.

"Kami akan terus mengembangkan kasus ini, karena mereka juga mengaku telah menjual motor tersebut ke penadah yang juga orang Lumajang,” Ujar Hasran.

Sementara itu, Kapolres Lumajang AKBP DR Muhammad Arsal Sahban SH SIK MH MM ketika di konfirmasi selulernya membenarkan bahwa petugas Satreskrim Polres Lumajang menangkap dua pelaku pencuri ayam bernilai ratusan juta yang meresahkan warga.

"Meskipun keduanya spesialis pencurian ayam Bangkok, tim kami masih mendalami apakah ada kasus lain yang memiliki hubungan dengan dua pelaku tersebut." tuturnya.

Lebih lanjut Arsal menyampaikan ini adalah pelajaran berharga bagi para warga Lumajang khusunya, bahwasanya agar lebih berhati hati dalam menjaga barang pribadinya, karena para pelaku mengintai kelengahan dari sang pemilik.

"Meskipun yang dicuri dalam tanda kutip hanya ayam, namun yang mereka incar adalah ayam bernilai jual tinggi” Ujar Kapolres.

Arsal menambahkan kedua pelaku pencurian sendiri telah melanggar pasal 363 KUHP dengan ancaman hukuman hingga 7 tahun kurungan. Namun tak menutup kemungkinan akan adanya tambahan pasal sehingga menambah masa kurungan penjara.

"mengingat proses penyidikan masih terus berlangsung sehingga dimungkinkan keduanya juga melanggar pasal yang lain," imbuhnya. (mam) 

Posting Komentar

0 Komentar