Ditinggal ke Sawah, Rumah Petani Tempeh Terbakar

salah satu rumah warga habis di lalap api
Lumajang, (DOC) - Rumah milik seorang petani di Dusun Ateran RT 46, RW 06,  Desa Tempeh Tengah, Kecamatan Tempeh, Lumajang, ludes terbakar,  Sabtu (12/1/2019). Kebakaran tersebut disebabkan tungku masih menyala.

Data yang berhasil dihimpun d-onenews.com, peristiwa kebakaran yang terjadi sekitar pukul 08.00 WIB menimpa Ngadrib (48) dan Jumiah (50). Pasangan suami istri tersebut tengah tersebut pergi untuk mengumpulkan rumput.

Warga sekitar yang melihat rumah  Ngadrip mengeluarkan asap dari dapur dan melihat api sudah membesar yang di karenakan api dalam  tungku masih menyala dan mengenai kayu cadangan di samping tungku.

Warga sekitar dilokasi kejadian berusaha memadamkan api dengan alat seadanya. Berepa jam kemudian 3 mobil pemadam kebakaran tiba di lokasi kejadian.

Dengan dibantu warga, petugas berhasil memadamkan api sekitar pukul  09.30 WIB. Selain menghanguskan rumah, api juga membakar 2 kasur dan dipan, televisi,  almari, dan peralatan sekolah.

Petugas PMK berhasil mencegah api menjalar ke rumah lainnya serta menggerakan warga untuk gotong royong memadamkan api juga membuat api dapat dikendalikan meski rumah korban hangus terlahap api.

Kepala Bidang Pencegahan, Kesiapsiagaan, dan Logistik BPBD Lumajang, Wawan Hadi Siswoyo mengatakan rumah tersebut sepi ditinggal penghuninya. Pasangan suami istri tersebut pergi ke sawah.

"Rumahnya dalam kondisi kosong, karena pemilik rumah sedang bekerja. Saat ini korban mengungsi dirumah saudaranya, " kata dia.

Terpisah,  Kapolres Lumajang AKBP DR Muhammad Arsal Sahban SH SIK MM MH menuturkan, hal ini bisa terjadi dikarenakan keteledoran korban.

"Namanya juga musibah oleh karena itu dilain waktu saat kita menggunakan tungku api janganlah ditinggalkan tanpa pengawasan karena sering sekali kasus tungku api yang membakar semua disekitarnya karena tidak mendapat pengawasan oleh si pemilik. Tindakan tanggap yang dilakukan petugas juga saya apresiasi karena kalau telat sebentar saja bertindak maka api dapat menjalar dan membakar rumah rumah disekelilingnya, saya himbau kepada masyarakat khususnya yang sering memasak di dapur atau aktifitaskan lainnya didapur supaya lebih waspada lagi agar kejadian serupa tidak menimpa masyarakat sekalian,"  tutur Arsal.(Mam)


















Post a Comment

0 Comments