Peristiwa

header ads

Bunda Indah: Saya Perintahkan Siperlu Untuk Ditarik Dulu

Wakil Bupati Lumajang Ir.  Indah Amperawati
Lumajang, (DOC) - Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkup Pemerintah Kabupaten Lumajang, tidak perlu lagi melakukan presensi meIalui aplikasi berbasis android Si Perlu (Sistem Informasi Presensi Lumajang).

“Saya perintahkan untuk tarik dulu Siperlu ini karena banyak kelemahan.
Ini perlu ada penyempurnaan agar lebih bagus, lebih maksimal, efektif dan efesien. Kita bekerja sama dengan konsultan, Telkom,” tuturnya Wakil Bupati Lumajang Bunda Indah. 

Dijelaskan, fitur yang ada saat ini sangat minim sehingga mudah dimanipulasi oleh si pengguna. Sejumlah fitur akan ditambahkan pada aplikasi tersebut.

“Si Perlu hanya menggunakan GPS (Global Positioning System). ASN hanya melakukan presensi di kantornya sesuai dengan GPS. Nanti menggunakan deteksi wajah. Kalau sudah begitu ASN yang nakal tidak bisa lagi meniitip HP ke temannya,” tuturnya. 

Bukan hanya itu, nanti akan ditambahkan fitur perencanaan kerja ASN. Agenda kerja ASN mulai pagi bisa dicatat dalam aplikasi tersebut.

“Nanti Masing-masing ASN ada rencana kerja hari ini,” ungkapnya.

Dikatakan Bunda, penyempurnaan Si Perlu merupakan bagian dari Smart City. Smart City dimulai dari ASN.

“Kepala OPD itu punya fungsi dan terbatas, makanya dibantu dengan Teknologi Informasi”, paparnya.

Sementara itu, Cak Thoriq, Bupati Lumajang, juga menyampaikan, tahun 2019 ada banyak pelayanan yang dilakukan secara online. Mulai dari administrasi kependudukan, pajak, retribusi pasar, e-learning, e-budgeting.

“Akan ada banyak pelayanan yang dilakukan secara online. Tahun 2019 Smart City sudah harus diwujudkn,” pungkasnya.(Mam) 

Posting Komentar

0 Komentar