Berhasil Hentikan Carok Di Lempeni, Dua Polisi Mendapatkan Reward

Lumajang, (DOC) - Polres Lumajang menggelar upacara pemberian ‘reward’ kepada anggota jajaran Polres Lumajang yang berprestasi yang berlangsung di halaman Alun-Alun Lumajang.

Mereka adalah anggota Polsek Tempeh, Aipda Dimas Adji selaku Bhabinkamtibmas Desa Lempeni serta Bripka Rino yang merupakan Bhabinkamtibmas Desa Besuk.

Kerduanya berhasil melerai aksi carok sehingga mereka yang bentrok dalam perkelahian ini berhasil diselamatkan, meski harus dilarikan menuju Rumah Sakit.

Kapolres Lumajang AKBP DR Muhammad Arsal Sahban SH SIK MH MM yang mengambil langsung upacara pemberian ‘reward’ ini mengatakan sangat bangga terhadap pencapaian anggotanya.

“Meskipun ini adalah tugas pokok kita sebagai anggota Polri untuk menjaga kondusifitas wilayah, namun tetap saja saya sangat mengapresiasi respons cepat rekan rekan yang berada di lapangan” ujar Arsal.

Lebih lanjut, pria kelahiran tahun 1977 ini berharap akan muncul anggota berprestasi yang lain. “Meskipun ini bukan sebuah ajang perlombaan, saya berharap akan banyak bermunculan anggota Polri yang berprestasi sehingga menjadikan motivasi agar Polri dalam mengemban tugas sehari hari semakin baik lagi” tegas Kapolres.

Sebagai catatan, pada tanggal 4 Januari 2019 terdapat dua orang Lumajang yang melakukan carok di Wilayah hukum Polres Lumajang.

Keduanya adalah Solikin alias Topeng ( 40) warga Dusun Kedungpakis Desa Pasirian Kecamatan Pasirian, Lumajang dan Mahfud (30) warga Dusun Krajan 1 Desa Selok Awar Awar Kecamatan Pasirian, Kabupaten Lumajang.

Dibawah pengaruh minuman beralkohol, mereka berdua terlibat perkelahian carok yang terjadi Kalipancing, Desa Lempeni, Kecamatan Tempeh.

Alhasil atas kejadian tersebut, mereka harus dilarikan menuju Rumah Sakit Dr Hariyoto karena mengalamo luka yang cukup serius, dimana Solikin mengalami luka dikepala hingga terkena tempurung kepalanya.

Sedangkan Mahfud sendiri mengalami luka di bagian leher sisi belakang sedalam 3 Centi meter hingga hampir mengenai arteri dari Solikin.

Pada saat kejadian, ada sekitar 10 orang yang mengetahui kejadian tersebut.

Namun mereka semua hanya diam dan tak ada satupun yg berani melerai perkelahian berdarah ini. Namun disaat yg bersamaan, ada salah satu warga yang berinisiatif untuk menghubungi pihak kepolisian.

Tak sampai 5 menit, petugas dari Polsek Tempeh sampai di lokasi kejadian dan langsung menembak peringatan serta berlari untuk menerjang mereka guna membuyarkan carok tersebut.

Pada saat terjatuh inilah petugas langsung merebut clurit yang mereka pegang. Sempat terjadi saling dorong antara Solikin dan Mahfud, serta kedua anggota petugas ini untuk mereputkan senjata yang tersangka pegang.

Namun karena kedua tersangka sudah mengalami luka cukup parah, Aipda Dimas serta Bripka Rino berhasil merebut senjata yg dikuasai tersangka. Mereka akhirnya dibawa menuju le Rumah Sakit untuk mendapatkan perawatan, karena luka yg mereka alami memang cukup parah.(Mam) 

Posting Komentar

0 Komentar