Angkat Potensi Desa Burno, Disparbud dan Perhutani Gelar Lomba Fotografi


Lumajang (DOC) - Dinas Pariwisata dan Budaya (Disparbud) Kabupaten Lumajang bekerjasama dengan  Perhutani, LMDH (Lembaga Masyarakat Desa Hutan), Pecinta Alam Raja Giri menggelar lomba fotografi terkait objek dan daya tarik wisata di Desa Burno, Kecamatan Senduro, Kabupaten Lumajang pada Minggu (30/12/2018).

Acara yang mengusung tema Photo Competition Wana Wisata “Siti Sundari” ini, juga dihadiri oleh Bupati Lumajang Thoriqul Haq dan Ir. Indah Amperawati dengan konsep Back to nature dan berhadiah jutaan rupiah. Lomba fotografi itu digelar secara gratis.

"Saya sangat berharap, para peserta lomba fotografi ini dan masyarakat luas saling berkontribusi dalam mempromosikan wisata di Kabupaten Lumajang," papar Bupati Lumajang, Thoriqul Haq saat membuka acara tersebut di Desa Burno, Kecamatan Senduro, Kabupaten Lumajang.

Tujuan dari kegiatan ini selain ingin mempromosikan sekaligus mengenalkan kepada masyarakat luas bahwa ada Wana Wisata baru, juga untuk membuka mata khalayak bahwa di Kabupaten Lumajang khususnya Desa Burno juga memiliki wisata yang berpotensi.

“Tujuan dari kegiatan ini yakni Ingin membuka mata khalayak bahwa di Desa Burno juga memiliki wisata yang berpotensi. Hanya saja kurang dalam pengelolaan” Ujar Deddy selaku penggagas acara Photo Competition.

Wana wisata “Siti Sundari” sendiri, jika diteliti ternyata masih memiliki nilai sejarah (Historis), yakni masih ada pengaruh peradaban Hindu. Diceritakan Bathara Wisnu memiliki seorang anak yang berbeda,  berkumis dan berbulu panjang, karena malu singkat cerita akhirnya ia diturunkan di bumi.

Peserta yang terdaftar ada 144 orang, dan dibagi menjadi 2 kategori yakni HP dan DSLR. Catur Wisnudanto salah satu peserta lomba fotografi kategori DSLR mengaku sangat senang karena dapat menyalurkan bakatnya dibidang fotografi.

“Saya sangat senang dengan adanya kegiatan ini, karena selain dapat menyalurkan bakat saya dibidang Fotografi, juga kalau dilihat-lihat hadiah yang diberikan lumayan” Ungkap Catur.

Deddy pengurus Pecinta Alam Raja Giri juga berharap  melalui kegiatan ini nantinya dapat membuka mata dunia dengan foto karena foto bisa berbicara dan bercerita, apalagi dengan trend dunia maya yang luar biasa. Karena di Burno ada potensi yang menarik seperti air terjun Watu Silo, campaign grown, wisata edukasi, Eco wisata, pengolahan limbah.

“Gambarannya nanti Wana Wisata “Siti Sundari” ini akan dikelola sedemikian rupa agar terintegrasi menjadi tempat wisata yang unik dan tidak dimiliki oleh tempat lain. “ Lanjutnya

Jurnalis Pelajar: Ananda Kenyo Siswi SMK Muhammadiyah Lumajang.


Posting Komentar

0 Komentar